Ternyata Jakarta Memiliki Taman Nasional Laut
- Penulis :
- Hidayatul Fajri
- Rabu, 27 Juni 2012 | 11:59 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah gemerlapnya kota, ternyata Jakarta memiliki Taman Nasional yang menyimpan kekayaan Hayati. Taman Nasional Laut Kepulauan seribu terbentang seluas 107.489 hektar di Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta.
Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah 3 Pulau Pramuka Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu, Untung Suripto mengatakan, Taman Nasional tersebut merupakan tempat perlindungan, pengawetan, dan pemanfaatan hutan mangrove, terumbu karang, penyu sisik, dan lamun.
Petugas Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan (PEH), Deden Heksa menjelaskan, Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu tersebar di Kecamatan Pulau Seribu Utara, mulai dari Pulau Pramuka hingga Pulau Penjaliran. Di Taman Nasional tersebut, kata Deden, pengunjung bisa menjumpai penyu sisik.
"Dari hasil survei terdahulu, di perairan Pulau Seribu populasinya paling banyak penyu sisik," ujarnya beberapa waktu lalu di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta.
Namun sayangnya, kata Deden, masih ada oknum masyarakat yang belum memahami pentingnya pelestarian penyu. Sehingga bila mereka mendapati sarang penyu, mereka mengambil telurnya untuk dikonsumsi.
"Berdasarkan investigasi kami, ini budaya. Ini protein sayang kalau dilewatin. Biasanya dikonsumsi sendiri. Dengan makan telur penyu bisa meningkatkan vitalitas. Dari segi gizi, telur penyu proteinnya tinggi," ujarnya.
Untung Suripto berpesan, sebaiknya pengunjung jangan merusak Taman Nasional Kepulauan Seribu, cukup nikmati keindahannya saja. "Ya, istilahnya kita kan jangan meninggalkan sesautu kecuali jejak, kita menikmati keindahannya saja. Jangan mengambil apalagi merusak," ujarnya.
Selain itu, di Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu, pengunjung juga bisa ikut melakukan transplantasi terumbu karang. Untuk menjaga abrasi, di sana juga digalakkan penanaman mangrove. Taman Nasional tersebut juga sering digunakan untuk kegiatan penelitian.
Dari beberapa titik di pesisir Jakarta Utara, Anda bisa mencarter kapal untuk menuju Kepulauan Seribu. Tiket masuk Taman Nasional Kepulauan Seribu Rp 2.500 untuk wisatawan domestik dan Rp 20.000 untuk wisatawan mancanegara.
Bagi pengunjung yang ingin menikmati pemandangan bawah laut secara langsung, mereka bisa melakukan diving dan snorkeling. Untuk diving dikenakan biaya Rp 50.000/jam untuk wisatawan domestik dan Rp 75.000/jam untuk wisatawan mancanegara. Sedangkan untuk snorkeling dikenakan tarif Rp 40.000/jam untuk wisatawan domestik dan Rp 60.000 untuk wisatawan asing.
Masalah penginapan, pengunjung tak perlu khawatir. Di Pulau Pramuka khususnya, banyak terdapat penginapan yang langsung menghadap ke pantai yang tentunya bisa memanjakan mata.
Weekend Yuk! Taman Nasional di Indonesia