Senin, 20 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 20 Mei 2013 | 01:18 WIB
Jokowi: Kembangkan Pariwisata dengan Manajemen Pencitraan
Penulis : Riana Afifah | Rabu, 27 Juni 2012 | 18:08 WIB
|
Share:
Jokowi: Kembangkan Pariwisata dengan Manajemen Pencitraan KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Joko Widodo

PULAU PRAMUKA, KOMPAS.com - Bukan rahasia lagi jika Kepulauan Seribu telah menjadi tempat liburan favorit khususnya bagi warga Jakarta. Selain mudah dijangkau, biaya untuk menuju lokasi ini tidak terlalu mahal dan tidak memakan waktu terlalu lama.

Untuk itu, calon gubernur DKI Jakarta dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Gerindra, yaitu Joko Widodo, mengatakan bahwa manajemen pencitraannya harus sesuai. Menurutnya, sistem manajemen tersebut harus dibentuk dulu.

"Yang penting itu, bangun dulu sistemnya. Kemudian manajemen brandingnya juga harus dipikirkan. Ikuti saja cara swasta," kata Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo, di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Rabu (27/6/2012).

Ia berpendapat bahwa pembangunan infrastruktur di daerah pariwisata saja tidak cukup. Manajemen pencitraan tempat wisata itu yang harus dibangun terlebih dahulu sehingga pembangunan infrastruktur yang masif tidak akan sia-sia dan dapat dimanfaatkan langsung oleh warga sekitar dan pengunjung.

"Percuma infrastruktur dibangun dan promosi besar-besaran kalau sistemnya engga ada ya sama aja," ungkap Jokowi.

Ia juga mengkritik beberapa promosi pariwisata melalui billboard yang bukan menampilkan ciri khas dari tempat wisata tersebut. "Saya heran itu kalau promosi tempat wisata tapi yang muncul bukan tariannya atau sesuatu yang khas dari tempat itu," tuturnya.

"Coba liat di Cengkareng Soekarno Hatta, itu baliho promosi pariwisata Dumatera tapi yang muncul lain. Saya selama tujuh tahun nggak pernah pasang seperti itu," tandasnya.

Hal ini memang terbukti tiap keluar dari terminal bandar udara Soekarno Hatta maka sejumlah billboard yang merupakan ajakan bagi masyarakat untuk berwisata ke suatu wilayah tertentu justru dominan menampilkan sosok kepala daerahnya. Salah satunya adalah promosi wisata Sumatera Selatan yang memajang Alex Noerdin.

Editor :
Aloysius Gonsaga Angi Ebo