Kamis, 23 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 23 Mei 2013 | 09:38 WIB
Kisruh Ormas
Mobil Berlogo Ormas Ikut Dihancurkan
Penulis : Imanuel More | Kamis, 28 Juni 2012 | 03:24 WIB
|
Share:
Mobil Berlogo Ormas Ikut Dihancurkan Shutterstock Ilustrasi: Pada kasus serangan di Pondok Aren jatuh satu korban jiwa, sementara informasi pihak kepolisian menyebutkan adanya penyerangan di daerah Tanah Kusir, Jaksel, sekitar pukul 22.00 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebuah mobil jenis sedan ikut menjadi sasaran pertikaian antarormas di Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (27/6/2012) sore kemarin. Perusakan mobil tersebut diduga lantaran terdapat logo ormas tertentu yang tertempel pada kaca belakang mobil.

Mungkin karena mobil ini ada lambang ormasnya. Kalau kita di dalam mobil, kita tidak tahu nantinya bagaimana.
-- Sarbini

Mobil Suzuki Flash berwarna coklat sasaran perusakan rombongan yang diduga berasal dari ormas FBR itu bernomor polisi B 1275 WFI. Mobil tersebut milik Erni Sulistiawati, seorang pegawai Kelurahan Jombang, Ciputat.

Ditemui di Mapolsek Ciputat, Rabu (27/6/2012) malam, Sarbini, kerabat Erni, menuturkan, pada Rabu sore Erni hendak membeli buah-buahan di tokoh buah di Jalan Merpati Raya, Sawah Baru, Ciputat. Ia kemudian meninggalkan mobilnya dalam keadaan terkunci. Beberapa saat kemudian, rombongan anggota ormas melintas.

"Kita enggak tahu apa-apa, tiba-tiba mereka merusak mobil kita," kata Sarbini.

Diduga karena ada logo ormas lawan pada mobil tersebut, sejumlah anggota ormas tersebut langsung berhenti dan merusaknya. Kaca mobil menjadi sasaran utama perusakan dengan menggunakan batu dan balok kayu. Akibatnya, kaca belakang mobil Erni rusak parah, sementara kaca depannya pecah.

"Mungkin karena mobil ini ada lambang ormasnya," kata Sarbini.

Menurut Sarbini, mobil tersebut adalah mobil bekas yang belum lama dibeli Erni. Karena itu, pegawai kelurahan ini tidak tahu-menahu soal lambang ormas di kaca belakang mobilnya. Saat perusakan itu berlangsung, tidak ada orang dalam mobil tersebut sehingga tidak ada korban luka.

"Kalau kita di dalam mobil, kita tidak tahu nantinya bagaimana," lirih Sarbini.

Berdasarkan laporan yang diterima, Kapolsek Ciputat Komisaris Alip mengakui bahwa telah terjadi perusakan satu unit mobil dan beberapa kendaraan lain. Ia menyebutkan, pelakunya adalah serombongan orang yang berasal dari ormas tertentu yang berkonvoi dari arah Pondok Aren menuju Ciputat.

Dalam aksi yang diwarnai penyerangan dan penurunan bendera di dua pos ormas Pemuda Pancasila ini, aparat hanya berhasil mengamankan satu orang dari rombongan tersebut. Aksi saling serang mewarnai wilayah pinggiran selatan Jakarta dalam dua hari terakhir.

Seperti diberitakan, pada kasus serangan di Pondok Aren telah jatuh satu korban jiwa. Sementara itu, informasi pihak kepolisian menyebutkan adanya penyerangan di daerah Tanah Kusir, Jaksel, sekitar pukul 22.00 WIB.

Editor :
Latief