Rabu, 22 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 22 Mei 2013 | 08:30 WIB
34 Tahun Jadi Tentara, Nara Pede Dampingi Foke
Kamis, 28 Juni 2012 | 09:43 WIB
|
Share:
34 Tahun Jadi Tentara, Nara Pede Dampingi Foke KOMPAS.com/ANDREAN KRISTIANTO Calon wakil gubernur DKI Jakarta dengan nomor urut 1, Nachrowi Ramli, berkampanye di depan warga Jalan SMA Negeri 48 di Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Selasa (26/6/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Tiga puluh empat tahun menjalani profesi sebagai tentara, menambah kepercayaan diri Nahrowi Ramli untuk maju sebagai calon wakil gubernur DKI Jakarta. Di hadapan pendukung dan masyarakat sekitar Cilandak, Nara, sapaan Nahrowi Ramli, mengungkapkan bahwa keahlian dia di bidang keamanan dan keahlian ini akan diterapkan jika terpilih sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi calon Gubernur Fauzi Bowo.

"Keahlian saya adalah soal keamanan. Alhamdulillah tiga puluh empat tahun ada ribut-ribut, saya di sana. Papua, culik-menculik saya di sana. Aceh, saya ada di sana. Perang Teluk, Irak-Kwuait, saya ada di sana. Pengalaman saya di soal itu," ujar Nara di saat orasinya yang berlangsung di Jalan Taman Cilandak Raya No. 27 RT 001 RW 04, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Rabu (27/6/2012).

Nara juga mengungkapkan kebanggaannya. Tiga puluh empat tahun berkarier di dunia tentara, kini dirinya sebagai anak Betawi sudah berpangkat mayor jenderal. Nara bertekad untuk menerapkan ilmu yang dia dapat selama menjadi tentara jika dia terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Dan ilmu selama tiga puluh empat tahun, pengalaman saya enam tahun di Mesir, dua tahun di Afrika Selatan, tujuh puluh dua negara sudah saya datangi. Ini yang saya pakai buat mengabdi di Jakarta ini," ungkap Nara.

Kedekatannya dengan organisasi-organisasi masyarakat Betawi, seperti Forkabi dan FBR juga menjadi andalan dirinya untuk dapat menciptakan keamanan di Jakarta. Atas nama Ketua Badan Musyawarah Betawi, Nara mengajak masyarakat Jakarta dari suku lain untuk sama-sama menghormati Jakarta.

"Selain itu, saya juga kepengin kesejahteraan masyarakat meningkat," lanjut Nara.

Melalui koperasi, Nara ingin mensejahterakan warga Jakarta. Saat ini, Nara menjabat sebagai Ketua Dewan Koperasi wilayah Jakarta. Nara juga mengelola 7.300 koperasi di DKI Jakarta. Di bidang olahraga, Nara ingin menggalakkan pencak silat sebagai kebudayaan Betawi.

Nara mengatakan, dirinya ingin masyarakat sehat. Di bidang olahraga, dia Ketua Harian Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia bersama Prabowo Subianto. "Soal Bang Fauzi sama saya Betawi, iya, dan kami bangga dengan itu. Tapi Bang Fauzi ahlinya menata kota, saya soal menata keamanan. Jadi dua-duanya mau kami kawinkan. Insya Allah biar jadi," kata Nara.

Editor :
Hertanto Soebijoto