JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Gubernur pasangan nonor urut dua, Hendardji Soepandji berjanji akan membuka akses kesehatan gratis 24 bagi masyarakat apabila dirinya terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta. Janji itu diucapkannya di depan warga Utan Jati RT 03, Pegadungan Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (29/6/2012).
"Orang sakit itu kan bisa kapan saja. Bisa saja hari Minggu. Harusnya pelayanan pengobatan untuk masyarakat dibuka aksesnya 24 jam," kata Hendardji.
Selain akses kesehatan, Hendardji juga berjanji akan membuka akses pendidikan gratis 24 jam. Selain itu, ia berjanji untuk membuka satu juta lapangan kerja dan mengratiskan raskin.
"Beras Raskin saat ini kalau ibu-ibu mau dapat harus bayar kan?. Padahal di propinsi lain beras raskin tidak bayar. Kalau saya terpilih nanti, beras raskin gratis untuk rakyat miskin," kata Hendardji disambut tepuk dan seruan setuju dari para ibu.
Warga yang sebagian ibu-ibu dan anak-anak memang telah sejak pagi hadir di lokasi itu untuk menikmati pengobatan gratis yang digelar tim sukses Hendardji.
Hendardji lalu mengajak masyarakat untuk berdoa untuk perubahan di Jakarta. Supaya Jakarta tidak BerKuMis; berantakan, kumuh, miskin. Jakarta jadi sejahtera, gemah ripah loh jinawi. Adil makmur masyarakatnya.
"Ormas-ormas banyak. Masyarakat jangan terkotak-kotak. Sehingga banyak perkelahian antar kampung. Karena itu, tidak ada pilihan lain selain nomor dua," seru Hendardji sambil mengacungkan dua jarinya.
"Pilih nomor dua. Yang pakai sarung. Nanti saat mencoblos yang gambarnya ada sarungnya cuma saya," lanjut Hendardji.
Hendardji kemudian mengatakan bahwa bila pemimpin yang dipilih amanah, maka masyarakat pasti sejahtera. Hal yang penting dari seorang pemimpin adalah moralnya.
"Jangan sampai satu tahun dipilih, lalu masuk penjara," kata Hendardji sambil mengajak masyarakat kembali mencoblos nomor dua.
"Coblos nomor dua, Coblos Sarungnya," kata Hendardji kemudian pamit kepada warga Utan Jati. Dari lokasi tersebut, ia akan lanjut berkampanye di daerah Duri Kepa, Jakarta Barat.
