Memakai Kaus PP, Satpam Ramayana Dibacok
- Penulis :
- Ali Sobri
- Senin, 2 Juli 2012 | 12:00 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Lantaran mengenakan kaus bergambar logo ormas Pemuda Pancasila (PP), Subur (53), petugas keamanan Plaza Ramayana di Jalan Kamal Raya, Cengkareng, Jakarta Barat, dibacok sekelompok orang tak dikenal. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (30/6/2012) sekitar pukul 23.30 WIB. Kini, pria paruh baya tersebut dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng.
Selain mengalami luka-luka serius akibat bacokan, kondisi korban juga kian memburuk. Sebab, Subur juga mengidap penyakit TBC. "Keadaannya masih seperti kemarin, masih parah dan belum banyak bergerak. Lukanya juga masih basah, ada juga beberapa tulang yang patah," kata Maryani, keluarga korban, saat dihubungi Kompas.com, Senin (2/7/2012) pagi.
Keluarga korban sudah melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian setempat. Menurut Maryani, kelompok penyerang kakak iparnya tersebut adalah ormas Forum Betawi Rempug (FBR).
Kapolsektro Cengkareng Komisaris Rudy Reinewald membenarkan bahwa kelompok penyerang tersebut adalah pemuda FBR Cengkareng.
"Korban dikira anggota PP karena saat itu dia memakai kaus PP. Setelah membacok, mereka langsung kabur," kata Rudi Reinewald.
Saat kejadian, kata Rudi, Subur tengah bertugas di depan pintu masuk Pasar Ramayana. Tiba-tiba saja sekelompok pria datang menghampiri korban dengan menggunakan empat unit sepeda motor.
"Aksi serangan itu buntut masalah antara ormas PP dengan Front Betawi Rempug di Ciputat, Tangerang Selatan, beberapa hari lalu. Tapi, kami masih menyelidiki lebih lanjut, soal motif sesungguhnya," kata Rudi Reinewald.
Saat ini polisi sedang memeriksa keterangan dari tiga orang saksi mata di tempat kejadian. Mereka masih mencari tahu pelaku dan motif dari penyerangan membabi buta tersebut.