Jumat, 24 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 24 Mei 2013 | 14:06 WIB
Korban Penculikan di Pulogadung 'Curhat' di Twiter
Penulis : Fabian Januarius Kuwado | Senin, 2 Juli 2012 | 14:13 WIB
|
Share:
Korban Penculikan di Pulogadung 'Curhat' di Twiter telegraph.co.uk Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Penculikan disertai aksi kekerasan terjadi di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur. Satu dari dua korban pun mengadu ke situs sosial media twitter sehingga sempat menimbulkan kehebohan di dunia maya tersebut. Akun bernama @acidgorgeus tersebut pertama kali mengunggah kicauannya pukul 08.13 WIB, Minggu (1/7/2012), yang berbunyi, "Buat temen" gw yg gw ga bisa sebutin satu", trimaksih yg uda dateng ke polsek atas kasus penculikan gw dan irman.."

Berdasarkan unggahan korban selanjutnya, pelaku yang melakukan aksi penculikan tersebut berjumlah 10 orang. Pemilik akun yang diketahui bernama Astrid dan seorang temannya, Irman Febrianti, diculik di depan SMA Pangudi Luhur, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan pukul 11.00 WIB, Sabtu (30/76/2012). Pelaku kemudian menyekap kedua korban di Hotel By Pass Inn, Pulomas, Jakarta Timur.

Astrid diketahui melarikan diri ke Arion Plaza, sementara Irman menjadi korban kekerasan oleh pelaku sehingga menyebabkan kepalanya bocor. Astrid kemudian melapor ke pihak sekuriti Arion Plaza dan diteruskan ke Polsektro Pulogadung. Seorang pelaku berhasil ditangkap. Dalam salah satu tweet-nya, korban juga sempat mengatakan, salah satu pelaku adalah polisi.

"FYI : perampok yg mngaku polisi beroperasi di daerah brawijaya, wijaya, dharmawangsa, kemang, tirtayasa!! Ati".. Tabrak aja"

Hingga kini, belum ada yang bersedia memberikan kronologi secara jelas. Ditemui terpisah, Kepala Kepolisian Sektor Metro Pulogadung, Komisaris Polisi Hari Purnomo membenarkan peristiwa tersebut. Namun dia enggan membeberkan secara jelas peristiwa tersebut. Kini, kasus itu pun ditangani Polsektro Pulogadung.

Editor :
Hertanto Soebijoto