Kamis, 23 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 23 Mei 2013 | 11:33 WIB
Foke Janjikan Pengerukan Cengkareng Drain
Penulis : Bima Setiyadi | Senin, 2 Juli 2012 | 16:58 WIB
|
Share:
Foke Janjikan Pengerukan Cengkareng Drain KOMPAS.com/Vitalis Yogi Trisna Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo melakukan kunjungan ke Cengkareng Drain, Jakarta Barat, Senin (2/7/2012). Cengkareng Drain merupakan salah satu paket dari realisasi proyek pengendalian banjir atau JEDI (Jakarta Emergency Dredging Initiative).

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga di sekitar Cengkareng Drain, Jakarta Barat, menyambut kedatangan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Senin (2/7/2012). Fauzi Bowo berjanji akan mengeruk sungai tersebut sebagai upaya menghindari banjir di wilayah itu.

Kepada warga, pria yang akrab disapa Foke itu menyapa dan bertanya mengenai kapan terakhir sungai tersebut dikeruk. Dengan bersemangat, warga menjawab belum pernah ada pengerukan di kali tersebut. "Sehabis saya meninjau Cengkareng Drain, kami akan mengeruk sungai ini," kata Foke yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Ery Basworo.

Ia mengatakan, sejak tahun 1983, belum ada pengerukan secara sistematis di kali ini. Pengerukan hanya dilakukan satu titik sehingga, untuk menampung air dari berbagai aliran kali, pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pengerukan sampah maupun lumpur secara sitematis dan berkesinambungan.

"Pengerukan ini tentunya didasari dengan memperhitungkan kaidah ramah lingkungan, yakni pengerukan lumpur dan sampah dipisah. Untuk lumpur, kami buang di Ancol dan sampah di Bantar Gebang," ujarnya.

Pada Oktober 2012, Pemprov DKI Jakarta akan mengadakan proyek pengendalian banjir melalui normalisasi dan pengerukan 13 sungai di Jakarta atau lebih dikenal dengan Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI). Secara keseluruhan, proyek JEDI ini meliputi 57 kelurahan di empat wilayah Jakarta, yakni Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur. Di kawasan-kawasan itu terdapat sekitar 1,8 juta jiwa penduduk yang selama ini sering was-was jika musim hujan. "Keberadaan proyek JEDI ini akan membebaskan lingkungan pemukiman mereka dari risiko banjir," kata Foke.

Editor :
Laksono Hari W