Rabu, 22 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 22 Mei 2013 | 11:10 WIB
Pemda Dirikan Posko Korban Bencana Kebakaran
Penulis : Ali Sobri | Selasa, 3 Juli 2012 | 15:50 WIB
|
Share:
Pemda Dirikan Posko Korban Bencana Kebakaran KOMPAS.com/ ALi Sobri Warga turut memadamkan kebakaran yang melanda pemukiman padat penduduk di jalan Jembatan Besi Raya, Jakarta Barat, Selasa (3/7/2012) pagi. Sekitar pukul 08.00 WIB, pemukiman warga di RW 06, tepatnya di belakang Kantor Kelurahan Jembatan Besi luluh lantah akibat kobaran api merah.

JAKARTA, KOMPAS.com — Kecamatan Tambora mendirikan Posko Korban Bencana Kebakaran di SD Makbul, Jembatan Besi, Jakarta Barat. Posko itu didirikan untuk menampung para korban kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di Jalan Jembatan Besi Raya, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (3/7/2012) pagi.

"Untuk saat ini, posko baru menyiapkan seribu nasi bungkus dulu, sebelum dapur umum dan tenda pengungsian selesai didirikan PMI, Puskesmas Tambora, juga membuka posko kesehatan," kata Camat Tambora Isnawa Adji kepada Kompas.com, Selasa siang.

Dalam tempo satu jam, ratusan warga mulai berbondong-bondong mengumpulkan barang-barang yang berhasil diselamatkan ke lokasi pengungsian. Tenda pengungsian pun sudah berhasil didirikan di lapangan SD Makbul. PMI sudah membuat dapur umum dan tenda pengungsian warga korban kebakaran, dibantu Taruna Siaga Bencana (Tagana), Satpol PP, Koramil, dan juga Karang Taruna Kelurahan Jembatan Besi.

"Nanti semua bantuan akan ada yang mengoordinasi. Kami menerima serta mendistribusikan bantuan apa pun. Selesai ini, bantuan masih akan berlanjut sebab masih ada yang harus diurus," katanya.

Adji mengatakan, warga sekitar akan digiatkan untuk kerja bakti membersihkan sisa-sisa kebakaran, dan akan memberi kemudahan administrasi mengurus surat-surat yang ikut hangus terbakar. "Untuk keperluan baju sekolah, susu, dan keperluan warga lainnya itu nanti, yang penting kalau ada surat penting yang hilang, seperti akta kelahiran, KTP, surat tanah, kartu keluarga, dan lainnya akan kami permudah," ujarnya.

Selain di Posko Korban Bencana Kebakaran SD Makbul, sebagian warga juga masih mengungsi sementara di sekitar Kantor Lurah Jembatan Besi.

Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi kebakaran di RW 06, RW 07, dan RW 09 Jembatan Besi,  menghanguskan 87 rumah warga yang ditinggali sekitar 200 kepala keluarga. Sampai berita ini dimuat, korban kebakaran yang ditemukan adalah satu orang meninggal dunia, yakni Tatang bin Yazid (21), dan empat  warga mengalami luka bakar serius.

Editor :
Hertanto Soebijoto