JAKARTA, KOMPAS.com — Guru Besar Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan, Tjipta Lesmana, memprediksi Fauzi Bowo akan kembali memenangkan pemilihan gubernur DKI Jakarta.
"90 persen Foke akan menang lagi. Alasannya dia incumbent, memiliki banyak kelebihan dan keuntungan. Dia bisa menggerakkan birokrasi, pendidikan, dan juga negara," ujar Tjipta Lesmana, saat ditemui wartawan dalam diskusi bertema "Memilih Gubernur Jakarta dengan Akal Sehat" di Waroeng Daun, Cikini, Jakarta, Jumat (6/7/2012).
Ia mengatakan, incumbent (petahana) juga diuntungkan dari sektor dana. "Dana anggaran, dana kampanye incumbent amat sangat besar, mungkin akan ada serangan fajar, seperti pembagian sembako," kata Tjipta.
Menurutnya, faktor tokoh mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, juga menjadi keuntungan bagi petahana.
"Bukan hanya Partai Demokrat, tetapi SBY juga mendukung Foke. Yang saya sesalkan saat ini adalah Sutiyoso, mantan Gubernur Jakarta yang memiliki citra positif dan menjadi ikon Jakarta. Ia tadinya tidak mendukung, tapi pada akhirnya mendukung Foke, bahkan bersedia menjadi bintang iklannya," ujar Tjipta.
Ia juga memprediksi pemilihan gubernur DKI Jakarta akan berlangsung selama dua putaran.
"Lawan Foke saat ini banyak yang kuat. Basis massa Jokowi sangat besar dari pendukung PDI-P dan dari menengah ke bawah. Basis massa Alex-Nono, faktor kekuatan Golkar sangat besar dan juga Hidayat Nurwahid, basis massa pendukung mereka dari PKS sangat besar, terutama di wilayah Jakarta Selatan," ucap Tjipta.
Adapun, ia melanjutkan, pemilihan gubernur DKI Jakarta akan menjadi pedoman pemilihan-pemilihan di daerah lainnya, bahkan pemilihan presiden 2014.
"Pilgub Jakarta ini cerminan pemilihan presiden 2014, termasuk dari segala minus-minusnya, seperti permasalahan DPT atau kecurangan-kecurangan lainnya," tandasnya.

