Sabtu, 25 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 25 Mei 2013 | 12:44 WIB
Kampanye Terakhir Nara, Massa Dihibur Dangdut
Penulis : Ali Sobri | Jumat, 6 Juli 2012 | 22:47 WIB
|
Share:
Kampanye Terakhir Nara, Massa Dihibur Dangdut Galih Prasetyo CD Album Dangdut di bagian di setiap kampaye Cagub-Cawagub DKI Jakarta Fauzi Bowo- Nachrowo Ramli. Para pendukung pasangan No.1 itu bergembira menerima CD dangdut di Posko tim sukses (timses) Komplek Artha Gading Niaga Blok-H, 15-A, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (5/7/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ribuan pendukung pasangan calon Gubernur DKI Jakarta pasangan Foke-Nara memadati Gedung Olahraga Jakarta Barat, Jumat (6/7/2012) siang tadi.

Calon wakil gubernur Jakarta, Nachrowi Ramli, datang menemui warga dan simpatisan di lokasi sekitar pukul 13.00 siang. Dalam kampanye terakhirnya ini, Nara menghadirkan artis-artis dangdut untuk menghibur pendukungnya.

Pantauan di lapangan, sebagian besar pendukung Foke-Nara yang mengenakan pakaian dan atribut berwarna oranye ini memadati GOR di Jalan dr Semeru Raya, Grogol, Jakarta Barat.

Dalam kampanye hari terakhir tersebut, massa dimanjakan oleh penampilan penyanyi dangdut seperti Hamdan ATT, Jaja Miharja, Irfan Mansyur S, Mega Mustika, jagat Aryani, dan Novi Aila.

Selain penyanyi dangdut, hadir pula anak almarhum Kyai H. Zainuddin MZ, Fikri Haikal MZ.

Dalam kampanye terakhirnya ini, tampak berbagai simpatisan partai turut memadati jalanan. Di hadapan Partai Demokrat, PAN, PDS, dan Hanura, Nara meminta rakyat Jakarta Barat untuk membantu memenangkan pasangan incumbent dalam putaran 1 ini.

"Ayo warga Jakarta Barat, bantu kami untuk memenangkan pemilu ini dalam satu putaran, butuh proses sampai tujuan yang diinginkan, makanya harus pilih kami lagi," kata Nara yang berkampanye tanpa didampingi Foke, Jumat siang.

Selain dihadiri massa dari simpatisan partai, kampanye Nara juga dihadiri ribuan orang dari ormas, diantara Forkabi, FBR, Forum Bersama Jakarta, FKPPI, Padepokan Pendekar Banten, Laskar Merah Putih, Serikat Rakyat Miskin Indonesia, Betawi Cengkareng.

Editor :
Tri Wahono