KOMPAS.com/Vitalis Yogi Trisna
Ketua Umum PB Forki (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia), Hendardji Soepandji melepas tim karate Indonesia di Senayan, Jakarta Selatan, Senin (9/7/2012). Sebanyak 17 karateka junior dan 12 karateka senior, akan mengikuti kejuaraan Asian Karate-Do Federation di Tashkent, Uzbekistan, 14-17 Juli mendatang.
JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 17 karateka junior dan 12 karateka senior akan mengikuti kejuaraan Asian Karate-Do Federation (AKF) di Tashkent, Uzbekistan yang akan berlangsung pada 14-17 Juli mendatang. Jika pada tahun sebelumnya tim karate Indonesia gagal meraih emas, maka pada tahun ini PB Forki (Pengurus Besar Federasi Karate-Do Indonesia) menargetkan raihan empat medali emas.
"Dengan persiapan yang sudah dilakukan disertai doa, saya yakin kalian dapat memenuhi target dua emas untuk junior dan dua emas untuk senior," ujar Hendardji Soepandji, Ketua Umum (Ketum) PB Forki ketika akan melepas kontingen atlet yang akan berangkat di Senayan, Jakarta Selatan, Senin (9/7/2012). Menurutnya kesempatan untuk mengikuti kejuaraan internasional harus dapat dimanfaatkan oleh para karateka untuk meraih prestasi.
"Saya yakin target dua emas akan dapat kita capai, asalkan ada usaha keras dan niat tulus kalian pasti bisa," tegas Hendradji kepada para karateka.
Keberangkatan sendiri dijadwalkan tanggal 11 Juli untuk tim junior, sementara untuk tim senior akan terbang pada tanggal 13 Juli. "Pertandingan junior itu lebih awal, jadi mereka terbang lebih dulu, sementara senior baru akan tanding pada 16-17 Juli," kata Chaerul A Taman, staf PB Forki.
Kontingen dari Indonesia, selain diikuti oleh 29 karateka juga ada enam pelatih serta 19 orang wasit yang akan ikut serta. AKF sendiri merupakan event tahunan yang menjadi jadwal tetap dari PB Forki.
