ICW: Akan Ada Serangan Fajar, Subuh, Duha, dan Malam
- Penulis :
- Adri Prima
- Selasa, 10 Juli 2012 | 16:03 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesian Corruption Watch (ICW) bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mengadakan forum diskusi untuk membahas fenomena kecurangan serta pelanggaran yang sudah, sedang, dan yang akan terjadi. Kegiatan ini berlangsung di gedung LBH Jakarta, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (10/7/2012).
Abdullah Dahlan, salah satu peneliti ICW bidang politik, menjelaskan, masa tenang tetap berpotensi terjadinya pelanggaran. "Masa tenang bukan berarti para pasangan kandidat cagub-cawagub berhenti melakukan aktivitas," ujarnya.
Menurut Abdullah, aspek pengawasan yang lemah membuat kecurangan dalam politik uang akan terus berlangsung untuk memengaruhi pemilih. "Maka, serangan fajar, serangan subuh, serangan duha, dan serangan malam akan terjadi," katanya.
Sementara itu, ICW bertekad untuk melakukan pengawasan maksimal meskipun jumlah jaringan mereka terbatas. Saat ini ICW sudah memperoleh informasi terkait penggunaan politik uang pada masa tenang. "Kami sudah punya info, tetapi belum bisa menyebutkan di wilayah mana karena masih diproses oleh rekan-rekan ICW," katanya.
Pilkada DKI 2012 - Berita