KOMPAS.COM/IMANUEL MORE GHALE
Dokter Diana Abbas (kiri) saat menemani suaminya, Hidayat Nur Wahid dalam sebuah acara di Balai Kartini, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/7/2012).
JAKARTA, KOMPAS.com — Calon gubernur DKI Jakarta, Hidayat Nur Wahid, sempat keseleo sebelum mengikuti pemungutan suara di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (11/7/2012) pagi. Ia tetap optimistis bisa memenangi Pilkada DKI Jakarta.
Pernyataan itu disampaikan seusai menjalani pengajian bersama warga di kediamannya sebelum berangkat menuju TPS 13 Bangka, Jalan Kemang Raya. "Harus yakin bisa menang satu putaran," kata Hidayat di Jalan Kemang Selatan 79D, Bangka, Jakarta Selatan, Rabu (11/7/2012).
Ia menceritakan, sekitar pukul 03.00 WIB subuh tadi, ia membangunkan istrinya Diana Abbas Nur Wahid untuk menjalankan shalat tahajud bersama. Saat itulah, cedera lama Hidayat pada bagian engkel kaki kakan kembali kambuh. "Tadi kelamaan melipat kaki jadi keseleo. Ini cedera lama waktu main badminton dulu," kata Hidayat kepada wartawan.
Pada pukul 07.00 WIB pagi tadi, Hidayat mengadakan pengajian bersama warga di kediamannya. Pengajian tersebut dihadiri puluhan tetangga dan tim sukses pasangan Hidayat-Didik. Sekitar pukul 08.10 WIB, Hidayat bersama istrinya dan tiga orang yang telah memiliki hak pilih berangkat menuju TPS 13 di Jalan Kemang Raya 49.
Karena kakinya terkilir, Hidayat terpaksa diantar ke TPS dengan menumpang motor. Sementara itu, istri dan ketiga anaknya mengiringi dia dengan berjalan kaki. Hidayat bersama istri langsung melakukan pencoblosan beberapa saat setelah tiba di TKP, yaitu sekitar pukul 08.20 WIB. Hidayat mendapat nomor urut pencoblosan 284, sedangkan Diana menyusul dengan nomor urut 285, kemudian berturut-turut ketiga anaknya, yaitu Inayah Dzil Izzati (21) di nomor urut 286, Ruzaina (19) nomor urut 287, dan terakhir Nizar (18) pada nomor urut 288.
