Jumat, 24 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 24 Mei 2013 | 20:21 WIB
Selisih Jumlah Surat Suara akibat "Human Error"
Penulis : Riana Afifah | Selasa, 17 Juli 2012 | 17:34 WIB
|
Share:
Selisih Jumlah Surat Suara akibat "Human Error" Fabian Januarius Kuwado Proses rekapitulasi pemungutan suara Pilgub DKI Jakarta di Kota Administrasi Jakarta Timur, Selasa (17/7/2012), berlangsung di Hotel Desa Wisata, Jl. Raya TMII Jakarta Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pergeseran jumlah surat suara yang terjadi di beberapa wilayah Jakarta Pusat diakui oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamadya Jakarta Pusat sebagai kesalahan dari petugas pada tingkat kecamatan.

Anggota KPU kotamadya Jakarta Pusat, Fadilah, mengatakan bahwa PPS pada tingkat kecamatan yaitu kecamatan Johar Baru salah memasukkan data jumlah surat suara sehingga terjadi selisih jumlah suara yang cukup besar dari kelurahan ke kecamatan menuju kota.

"Kelurahan Kampung Rawa, Johar Baru memang ada salah input data saat di PPK. Jumlah surat suara diterima sebesar 19.094. Di PPS terdata 13.116. Sudah diklarifikasi setelah dikoreksi PPK yang benar 19.094," kata Fadilah, di Hotel Red Top, Jakarta, Selasa (17/7/2012).

Ketua Tim Sukses Jokowi-Ahok tingkat Kotamadya Jakarta Pusat, Cheppy Wartono, meminta ada catatan dalam berita acara mengenai permasalahan ini. Ia menerima penjelasan dari pihak KPU tapi catatan dalam berita acara harus disertakan karena masalah ini berpengaruh cukup besar jika dibiarkan.

"Tadinya saya mau minta surat suaranya dibuka di sini. Salah penghitungannya terbilang cukup signifikan. Ada ribuan selisihnya," ujar Cheppy.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mendalami masalah ini dan KPU dapat berbenah mengenai hal ini. Jika kejadian serupa terjadi lagi pada putaran kedua, pihaknya akan meminta KPU untuk membongkar kotak suara.

"Mohon KPU beri catatan hal ini tidak boleh terjadi lagi. Ini catatan penting," tandasnya.

Editor :
Tri Wahono