20120319C10-11
Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli cagub dan cawagub DKI Jakarta mendeklarasikan diri di Fauzi Centre, Jalan Diponegoro 61 A, Jakarta, Senin (19/3/2012).
JAKARTA, KOMPAS.com — Berada pada urutan kedua perolehan suara Pilkada DKI Jakarta putaran pertama, pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, mencoba strategi baru untuk memenangkan Pilkada Jakarta putaran kedua.
Pasangan yang dikenal sebagai Foke-Nara itu membuka kemungkinan merangkul Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Golongan Karya (Golkar) untuk bergabung.
Hal tersebut diungkapkan juru bicara Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Yuddy Chrisnandi, bahwa saat ini pihaknya sedang menjajaki peluang membuat koalisi bersama dua partai yang gagal memenangkan kandidat masing-masing di pemilihan putaran pertama.
"Koalisi dengan PKS dan Golkar dimungkinkan," kata Yuddy, Selasa (17/7/2012) malam.
Koalisi, menurut Yuddy, menjadi bagian dari strategi memenangkan pasangan Foke-Nara di Pilkada DKI putaran kedua. Oleh karena itu, perlu mengajak kandidat dan para pengusung yang tidak ikut putaran kedua untuk bersinergi.
