TRIBUNNEWS.COM/ABDUL QODIR
Ratusan petugas gabungan dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Barat, dan Polsek Cengkareng, saat menggelar razia narkoba besar-besaran di kawasan kampung Ambon, komplek perumahan Permata, Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakbar, Kamis (8/12/2011) lalu.
JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Kepolisan Resor Metro Jakarta Barat bersama Kepolisan Sektor Metro Cengkareng kembali merazia komplek Permata (Kampung Ambon), Cengkareng, Jakarta Barat pada Jumat (20/7/2012) dini hari setelah sebelumnya pada pukul 17.00 wib razia dihentikan karena padamnya listrik di lokasi tersebut. Satu orang bersama satu paket sabu berhasil diamankan dalam razia tersebut.
"Empat puluh personel kami kerahkan, razia dimulai sekitar pukul 01.00 WIB. Dari empat orang yang kami tangkap, hanya satu yang kedapatan barang bukti," kata Kasat Narkoba Polrestro Jakarta Barat, AKBP Gembong Yudha, saat dihubungi Kompas.com, Jumat.
Dia mengatakan, pihaknya sudah menelusuri semua rumah yang biasanya kerap dijadikan tempat pesta narkoba. "Sepertinya tempat-tempat tersebut sudah lama tutup karena seringnya kami razia," ujarnya.
Mengenai keterkaitan razia tersebut dengan bulan Ramadhan, Kapolsektro Cengkareng Komisaris Rudy mengatakan, tidak ada keterkaitannya sama sekali.
"Untuk narkoba tidak ada kata aman, kami akan terus merazia sarang-sarang narkoba, khususnya Kampung Ambon," kata Gembong Yudha.
Komplek Permata yang kerap dikenal Kampung Ambon memang terkenal dengan sarang narkoba. Sudah berkali-kali tempat ini dirazia, namun masih saja dijadikan sarang narkoba. Sebelumnya pada 29 Juni 2012 satuan petugas Kepolisan Resor Metro Jakarta Barat berhasil mengamankan 65 orang, 60 gram sabu dan sejumlah barang bukti lainnya seperti alat hisap, plastik sabu, dan timbangan.
