KOMPAS.com/SABRINA ASRIL
Massa PPP tampak hadir di acara kampanye akbar calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Sabtu (30/6/2012) di GOR Soemantri Brodjonegoro. Kehadiran massa PPP ini disebut Nachrowi sebagai parpol koalisi baru. Sebelumnya, PPP mendukung pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono.
JAKARTA, KOMPAS.com - Parta Persatuan Pembangunan (PPP) rencananya menggelar jumpa pers siang ini terkait pengalihan dukungan partai itu dari pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono kepada pasangan Foke-Nara pada Pemilukada DKI Jakarta putaran kedua mendatang.
Namun deklarasi yang sedianya diadakan di DPP PPP, Jalan Diponegoro N0.60, Menteng, pada siang hari ini ditunda. Hal ini dikarenakan Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali berhalangan. "Mohon maaf, Ketum SDA (Suryadharma Ali) ada acara mendadak pada siang dan sore hari ini, maka rencana deklarasi dukungan PPP dalam pilkada DKI putaran kedua pada sore hari ini ditunda dan akan dijadwalkan sesegera mungkin," jelas Ketua DPP PPP, Arwani Thomafi, di Jakarta, Minggu (22/7/2012).
Menurut Arwani, pembatalan deklarasi ini tidak menghambat pemberian dukungan PPP kepada dua pasangan calon gubernur yang masuk ke putaran kedua sebab PPP sudah memiliki mekanisme untuk menentukan kebijakan itu. "Insya Allah akan segera diumumkan keputusan bulat DPP PPP untuk Pilkada DKI putaran kedua. Apakah ke Foke, Jokowi atau memberikan kebebasan kepada warga PPP untuk menentukan pilihannya," katanya.
