Kamis, 24 April 2014

News / Megapolitan

Bulan Puasa, Waspadai Makanan Kadaluarsa

Senin, 23 Juli 2012 | 16:21 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya bersama dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mulai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah tempat perbelanjaan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi maraknya makanan yang sudah kadaluarsa dan tidak memiliki izin BPOM beredar menjelang lebaran. Demikian diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Senin (23/7/2012), di Mapolda Metro Jaya.

"Dalam menghadapi Lebaran, kami sudah melakukan kegiatan di lapangan bersama Kementerian Perdagangan dan BPOM melihat sejauh mana barang-barang yang dijual, apakah dipengaruhi oleh barang kadaluarsa atau banyak daging gelonggongan atau daging busuk masih dijual," tutur Rikwanto.

Ia menjelaskan, tim dari Polda yang bergerak yakni unit Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Yang akan menjadi sasaran operasi ini, lanjutnya, adalah pasar-pasar dan mal, tempat menjual kebutuhan pokok.

Rikwanto menuturkan, pihak kepolisian bersama Kemendag dan BPOM sudah berhasil menyita barang-barang dan makanan impor dari luar negeri dan dalam negeri yang diketahui belum memiliki izin. "Ada merek-merek tertentu yang belum melalui Kemendag dan BPOM dan tidak ada label dari instansi tersebut dijual dan kami sita," ucapnya.

Menurut Rikwanto, barang-barang yang tidak memiliki izin kebanyakan adalah hasil impor dari China. "Namun, kami juga memiliki negara-negara lain yang barangnya disita, tapi jumlahnya lebih sedikit dibandingkan China," kata Rikwanto.


Penulis: Sabrina Asril
Editor : Hertanto Soebijoto