Kamis, 23 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 23 Mei 2013 | 20:28 WIB
Perampokan di Tol
Kediaman Para Perampok Tak Jauh dari Lokasi
Penulis : Fabian Januarius Kuwado | Selasa, 24 Juli 2012 | 19:14 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Timur, AKBP Dian Perri mengungkapkan, penyelidikan kasus perampokan di tol Jakarta-Cikampek, menemui titik terang. Pihaknya memperkirakan, pelaku merupakan pemuda yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.

Mereka diduga tinggal tak jauh dari lokasi kejadian. Di dekat situ ada permukiman warga, di situlah.
-- Dian Perri

"Mereka diduga tinggal tak jauh dari lokasi kejadian. Di dekat situ ada permukiman warga, di situlah," ujarnya kepada wartawan di Polres Jakarta Timur, Selasa (24/7/2012).

Dian mengatakan, selain merampok, pelaku juga sempat berencana membawa kabur kendaraan bak terbuka milik korban. Namun, karena petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya melintas bersamaan dengan aksinya, pelaku pun melarikan diri lewat sisi tol.

Sebelum menggasak uang tunai Rp 3 juta, korban diketahui sempat akan memberikan uang sebesar Rp 20 ribu ke kawanan pelaku.

"Tapi, mereka menolak dan melakukan kekerasan terhadap korban," lanjut Dian.

Ia mengungkapkan, meskipun telah memperkirakan lokasi kediaman pelaku, pihaknya masih mendalami kasus ini. Dua saksi sekaligus korban pun telah dimintai keterangan atas kasus yang meresahkan pengguna jalan tol tersebut.

Seperti diberitakan, aksi perampokan terjadi di dalam Tol Jakarta-Cikampek, Jakarta Timur, Senin (24/7/2012) dini hari. Asep Sunarya (39), warga Cibiru, Bandung, Jawa Barat, korban perampokan tersebut, diketahui sebagai bos jual-beli nanas.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Timur AKBP Dian Perri mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi pukul 02. 00 WIB dini hari tadi. Saat itu, korban beserta supirnya, Ade Kuring (24), tengah mengendarai pick up Suzuki Futura D 6720 CM di ruas tol Jakarta-Cikampek, Km 00.20, dari Jakarta menuju Cikampek, tepatnya di kawasan Makasar, Jakarta Timur.

"Mereka mau kembali ke Subang, Jawa Barat. Sebelumnya mereka selesai mengantarkan buah nanas ke Merak, Banten. Saat mau buang air kecil, di pinggir tol tiba-tiba ada satu orang menumpang," ujarnya kepada wartawan di Polres Jakarta Timur, Selasa (24/7/2012) sore.

Editor :
Latief