Kamis, 24 Juli 2014

News / Megapolitan

Merasa Ditipu, Nasabah Tabungan Lebaran Mengadu Ke Polisi

Rabu, 15 Agustus 2012 | 15:28 WIB

Berita terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah warga dari Bintaro, Senen, Depok, Bekasi dan Tanggerang mendatangi Mapolrestro Jakarta Pusat, Rabu (15/8/2012). Mereka mengadu ke polisi karena merasa ditipu oleh Ahmad Suparjo, pemilik CV Nurani Sejahtera.

CV Nurani Sejahtera yang beralamat di Jalan Galur Jaya Cempaka II, No.10 RT 09 RW 03 merupakan sebuah lembaga yang menampung uang dari sekitar 7.000 nasabah. Janjinya uang itu akan dikembalikan dalam bentuk paket Lebaran. Warga yang mendatangi Polrestro Jakarta Pusat menuntut agar Ahmad segera memberikan paket Lebaran, yang sedianya sudah mulai dibagikan sejak dua minggu puasa berjalan.

"Perjanjiannya, pas dua minggu puasa, kami sudah dibagikan sembako, seperti minyak dan beras dan seminggu sebelum lebaran dibagikan daging, ayam, dan uang sejuta, tapi sampai sekarang ada yang dapat, ada yang enggak. Harusnya hari ini semuanya sudah beres. Saya sebagai koordinator didesak oleh anggota, soalnya hari ini mau dibagi-bagikan," ujar Rahman, koordinator nasabah di Kampung Rawa, Johar Baru.

Rahman mempunyai 300 anggota dan diperkirakan kerugiannya sekitar Rp 136 juta. Usaha Tabungan Lebaran yang dikelola CV Nurani Sejahtera ini telah berjalan tujuh tahun dan memiliki sekitar 7.000 anggota yang tersebar di beberapa daerah, seperti Galur, Bekasi, Klender, Depok, Tanggerang, dan Bintaro.

Setiap nasabah menabung per hari dalam jumlah berbeda, ada yang Rp 500, Rp 1000, dan Rp 5.000. Tabungan yang dilakukan selama sebelas bulan tersebut akan dikembalikan dalam bentuk Paket Lebaran, berupa sembako dan uang.

"Pas mau Lebaran, yang nabung Rp 500 dan Rp 1.000 akan dapat sembako, sedangkan yang Rp 5.000 dapat sembako sama uang sejuta," ujar Rahman.

Saat ini Ahmad Suparjo telah menyerahkan diri ke Polrestro Jakarta Pusat, dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan atas kasus dugaan penipuan ini. Sementara itu para nasabah yang merasa ditipu masih berdatangan ke Mapolrestro Jakarta Pusat.

"Kami sih enggak curiga kalau kaya gini jadinya, soalnya sudah kenalkan, sudah enam tahun gabung sama dia. Pas sekarang tiba-tiba enggak mau bayar," kata Wiwin, salah seorang anggota yang juga belum mendapat paket Lebaran.


Penulis: Joe Leribun
Editor : Hertanto Soebijoto