Minggu, 26 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 26 Mei 2013 | 14:49 WIB
Mudik Lebaran
Cegah Kecelakaan, Tempat Istirahat Harus Diperbanyak
Penulis : Suhartono | Sabtu, 18 Agustus 2012 | 15:49 WIB
Dibaca:
|
Share:
Cegah Kecelakaan, Tempat Istirahat Harus Diperbanyak KOMPAS/HERU SRI KUMORO Fasilitas pijat disediakan di rest area kilometer 57 Tol Jakarta-Cikampek, Rabu (15/8/2012). Layanan yang sediakan pengelola rest area di sepanjang jalur mudik tersebut membuat pengunjung kembali segar sebelum melanjutkan perjalanan.

JAKARTA, KOMPAS.com- Untuk mencegah kecelakaan lalu lintas selama arus mudik, pemerintah harus membuka ruang sebanyak mungkin untuk didirikan tempat perisitrahatan bagi pengemudi roda empat maupun roda dua. Jika diperbanyak, maka tiap tiga jam pengemudi bisa menggunakan kesempatan untuk beristirahat.

"Kalau banyak tempat peristirahatan, maka supir tiap tiga jam bisa berhenti di ruang istirhat," Danang Parikesit.

"Kalau banyak tempat peristirahatan, maka supir tiap tiga jam bisa berhenti di ruang-ruang istirahat itu," ujar Ketua Masyarakat Transportasi Transportasi Indonesia (MTI) Prof DR Danang Parikesit kepada Kompas, Sabtu (18/8/2012).

Menurut Danang, penyebab kecelakaan yang selama ini terjadi adalah karena pengemudi kelelahan setelah mengemudi berjam-jam untuk mudik ke kampung halamannya.

"Kalau pengemudi stop dan memanfaatkan waktu untuk beristirahat sampai 15-20 menit untuk makan minum atau tiduran saja, hal itu akan membuat pengemudi segar kembali, mengurnagi tekanan dan lebih waspada melanjutkan perjalanan," tambah Danang.

MTI, lanjutnya, berharap pemerintah tahun ini bisa menekan angka keclakaan di bawah 500 orang yang tewas. Tahun 2010 angka kecelakaan tercatat lebih dari 853 orang tewas. Tahun lalu turun menjadi 779. Hingga Sabtu siang ini, menurut data Mabes Polri, jumlah korban sudah mencapai 340 orang tewas.

Editor :
Agnes Swetta Pandia