Shutterstock
Ilustrasi
JAKARTA, KOMPAS.com - Riki Saputra (22), warga Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur, terkapar tak berdaya di Rumah Sakit Premiere Kampung Melayu. Motor yang dikendarainya saling berbenturan dengan sebuah motor yang melawan arus. Diduga, pengendara motor yang melawan arus tersebut dalam keadaan mabuk.
Ahmad (32), seorang pedagang sate mengungkapkan, kejadian tersebut terjadi pukul 11.00 WIB di Jl Jatinegara Barat, tepatnya di depan KFC yang mengarah ke Kampung Melayu. Semula, motor Suzuki Smash biru B6384PCZ yang dikendarai Riki, tengah melaju dengan kecepatan sedang ke arah Kampung Melayu.
"Tapi ada orang juga naik motor Supra hitam B6288TCI dari lawanan arah. Masalahnya yang lawan arah ini nggak pakai lampu, jadi nggak kelihatan. Langsung tabrakan," ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (21/8/2012) malam.
Riki lalu terpental hingga bagian wajahnya membentur aspal. Akibatnya, ia mengalami luka cukup serius di bagian mata kanan dan kepalanya. Sementara, pengemudi yang diduga mabuk dan melawan arus, diketahui bernama Ade Syamsul (23), warga Makassar, Jakarta Timur. Ia sendiri hanya mengalami luka lecet pada bibir dan jari.
"Malah yang lawan arus nggak kenapa-kenapa, cuma lecet-lecet doang. Kayaknya mabuk, soalnya mulutnya bau minuman keras. Ngomongnya juga nggak jelas waktu ditanya," lanjutnya.
Saat peristiwa tersebut, kondisi jalanan cukup lengang. Hanya ada beberapa motor yang melintas dan pengunjung warung makanan yang berada di sepanjang jalan tersebut.
Setelah sempat didiamkan beberapa lama karena tidak ada pihak kepolisian yang datang ke lokasi, keduanya dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Premiere Jatinegara untuk diberikan perawatan.
