Selasa, 2 September 2014

News / Megapolitan

Bangun RSUD, Pemprov DKI Anggarkan Rp 500 Miliar

Sabtu, 1 September 2012 | 15:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan warga Jakarta, Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berupaya untuk membangun rumah sakit umum daerah (RSUD) di setiap wilayah kotamadya. Tahun ini Pemprov DKI berupaya membangun RSUD Jakarta Selatan di kawasan Ragunan.

Alokasi dana yang disediakan untuk pembangunan RSUD ini sebesar Rp 500 miliar yang diambil dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan DKI 2012. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan kebutuhan RSUD di wilayah Jakarta Selatan sudah sangat mendesak. "

Oleh karena itu, Pemprov bersama DPRD DKI memutuskan pembangunan RSUD untuk tidak lagi didanai melalui obligasi daerah, melainkan melalui Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD 2011 sekitar Rp6 triliun," kata Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, di Jakarta, Sabtu, (1/9/2012).

Seperti yang diketahui, saat ini Jakarta Pusat telah memiliki RSUD Tarakan, Jakarta Barat telah memiliki RSUD Cengkareng, Jakarta Timur memiliki RSUD Pasar Rebo dan Jakarta Utara memiliki RSUD Koja.

"Seluruh RSUD yang dimiliki Pemprov DKI mempunyai prioritas untuk melayani warga Jakarta yang menjadi peserta kartu Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Keluarga Miskin (JPK Gakin) dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)," ujar Foke.

Penerbitan obligasi daerah DKI Jakarta itu sendiri sudah disetujui oleh pemerintah pusat. Bahkan sudah didampingi pemerintah dan lembaga keuangan independen yang profesional.

"Namun karena proses penerbitan obligasi daerah masih panjang, sedangkan kebutuhan sebuah RSUD di Jakarta Selatan sudah sangat mendesak, maka kami putuskan proyek itu dikeluarkan dari pendanaan obligasi daerah," kata Foke.

Anggaran pembangunan RSUD Jakarta Selatan di Ragunan, dikatakan Foke, sudah dianggarkan dalam APBD Perubahan 2012.

"Jadi persiapan pembangunan RSUD Jakarta Selatan sudah diawali dengan pengalokasian anggaran dalam APBD Perubahan 2012 ini yang telah ditetapkan," ujarnya.

Pendanaan pembangunan infrastruktur melalui obligasi semakin kecil dengan dikeluarkannya rencana pembangunan RSUD Jakarta Selatan, yaitu menjadi Rp1,2 triliun dari awalnya Rp1,7 triliun.


Penulis: Kurnia Sari Aziza
Editor : Hindra