Sabtu, 20 Desember 2014

News / Megapolitan

Tolak Kedatangan Hillary Clinton, HTI Demo Kedubes AS

Senin, 3 September 2012 | 16:51 WIB

Terkait

Jakarta, KOMPAS.com - Menolak kedatangan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hilary Clinton, ratusan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (3/9/2012) siang. Para demonstran menganggap bahwa kedatangan Menlu AS tersebut terkait dalam hal pengurusan perpanjangan kontrak PT Freeport.

Kontrak PT Freeport dikabarkan akan berakhir pada tahun 2021. Sementara agenda kedatangan Hilary Clinton disebut diduga untuk memperpanjang masa kontrak tersebut hingga 2041.

Selain itu, agenda lain kedatangan Hilary Clinton di Jakarta antara lain untuk meresmikan pembangunan gedung Kedutaan AS yang baru.

"Pembangunan gedung baru tersebut akan menjadi kantor kedutaan AS terbesar ketiga setelah Irak dan Pakistan," ujar juru bicara HTI Muhammad Ismail.

Menurut Ismail, setiap kunjungan diplomatik AS membawa misi besar. "Setiap kunjungan pejabat AS ke Indonesia tidak lain untuk menguatkan pengaruh AS sebagai negara imperialis di Kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur, khususnya Indonesia," lanjutnya.

Aksi unjuk rasa itu berlangsung tertib. Puluhan aparat kepolisian dari satuan Polsek Gambir terlihat berjaga-jaga di lokasi. Para demonstran dilengkapi dengan berbagai atribut spanduk yang bertuliskan 'Tolak Kedatangan Hillary Clinton'.

Sebelumnya diberitakan bahwa beberapa LSM seperti International Global Justice (IGC), NAPAS (National Solidarity Papua), serta beberapa LSM lainnya juga mencurigai kedatangan Hilary Clinton ke Indonesia akan mengintervensi proses renegosiasi kontrak PT Freeport. Mereka mewaspadai kedatangan Hillary akan membawa agenda AS dalam rangka mempertahankan dominasinya menguasai kekayaan alam Indonesia, khususnya dalam sektor tambang.

Sementara itu, istri mantan Presiden AS Bill Clinton tersebut akan mendarat di Indonesia pada Senin (3/9/2012) ini, sekitar pukul 17.45 WIB.


Penulis: Adri Prima
Editor : Ana Shofiana Syatiri