Senin, 20 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 20 Mei 2013 | 05:45 WIB
Spanduk Besar "Tolak Hillary Clinton" di Bunderan HI
Penulis : Adri Prima | Selasa, 4 September 2012 | 18:59 WIB
Dibaca:
|
Share:
Spanduk Besar "Tolak Hillary Clinton" di Bunderan HI Adri Prima Sebuah spanduk besar dibentangkan di depan Bunderan Hotel Indonesia. Spanduk tersebut merupakan media pengunjuk rasa yang menolak kunjungan Hillary Clinton ke Indonesia. Puluhan Mahasiswa Hizbut Tahrir Indonesia menggelar aksi unjuk rasa menolak Hillary Clinton, Selasa (4/9/2012) sore di Bunderan HI.

JAKARTA, KOMPAS.com - Spanduk besar terpampang di depan Bunderan Hotel Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (4/9/2012) sore. Spanduk dengan foto Menteri Luar Negeri Amerika Serikat tersebut merupakan salah satu properti yang digunakan oleh puluhan Mahasiswa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dalam aksi unjuk rasa.

Mereka menggelar aksi ini terkait kunjungan Hillary Clinton yang diduga akan mengintervensi proses renegoisasi perpanjangan kontrak PT Freeport. Dalam kontrak karya generasi kedua yang dimulai pada tahun 1991, batas kontrak eksploitasi adalah hingga tahun 2021. Mereka punya hak mendapatkan perpanjangan 2 kali 10 tahun atau hingga 2041.

"PT Freeport ingin memperpanjang kontrak tersebut karena mereka tahu persis besarnya jumlah kandungan emas yang ada di sana," ujar Muhammad Ismail, juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dalam rilis pers.

Selain itu, HTI juga mengecam rencana pembangunan gedung baru Kedutaan Amerika Serikat di Jakarta. "Pembangunan gedung baru ini merupakan langkah awal pemerintah Amerika Serikat dalam hal mengokohkan penjajahan AS khususnya dalam bidang politik dan ekonomi," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan masa yang tergabung dalam organisasi Mahasiswa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menggelar aksi unjuk rasa di Bunderan Hotel Indonesia. Meskipun aksi berlangsung tertib, kemacetan panjang terjadi dari arah Monas menuju Jalan Sudirman.

Editor :
Tri Wahono