Sabtu, 30 Agustus 2014

News / Megapolitan

Mulai 10 September, Kawasan "3 In 1" Berkurang Jadi Lima

Rabu, 5 September 2012 | 15:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mulai 10 September mendatang, Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan melakukan uji coba perubahan kawasan "3 in 1" dengan mengurangi lokasi penerapannya.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, kawasan pengendalian lalu lintas "3 in 1" yang semula diterapkan pada sembilan titik di Jakarta berkurang menjadi lima lokasi saja. Adapun yang dihapus mulai dari Jalan Majapahit, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Pintu Besar Selatan.

"Perubahan ini sudah diikuti kajian yang komprehensif dengan melibatkan Polda dan ahli," kata Pristono saat jumpa pers di Balaikota, Jakarta, Rabu (5/9/2012).

Kebijakan ini diambil mengingat penerapan parkir off-street di Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk telah mampu mengembalikan kapasitas dasar jalan dan meningkatkan kinerja ruas jalan di sepanjang jalan tersebut.

"Penerapan parkir off-street ternyata mampu meningkatkan kapasitas jalan hingga 60 persen. Untuk itu, keberadaan three in one di lokasi tersebut tidak efektif lagi," ujar Pristono.

Uji coba perubahan kawasan "3-in-1" ini akan dilakukan selama satu bulan yaitu hingga 10 Oktober. Selanjutnya, Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan melakukan evaluasi sekaligus melihat dampak dari penerapan kebijakan perubahan lalu lintas ini.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Wahyono mengatakan, pihaknya mendukung kebijakan ini setelah ikut mengkaji dan melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait. Ia juga menegaskan bahwa pemberlakuan parkir off-street akan terus diterapkan di sepanjang Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk.

Dengan demikian, pemberlakuan kawasan "3 in 1" pada pukul 07.00-10.00 WIB dan pukul 16.30-19.00 WIB hanya untuk Jalan Sisingamangaraja (jalur cepat dan jalur lambat), Jalur Jenderal Sudirman (jalur cepat dan jalur lambat), Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat dan sebagian Jalan Jenderal Gatot Subroto antara persimpangan Jalan Gatot Subroto-Jalan Gerbang Pemuda sampai dengan persimpangan Jalan HR Rasuna Said-Jalan Jenderal Gatot Subroto pada jalur jalan umum bukan tol.

 


Penulis: Riana Afifah
Editor : Ana Shofiana Syatiri