Selasa, 21 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 21 Mei 2013 | 01:52 WIB
Sampah Menumpuk, Warga Menuntut
Penulis : Fabian Januarius Kuwado | Selasa, 11 September 2012 | 16:12 WIB
Dibaca:
|
Share:
Sampah Menumpuk, Warga Menuntut Fabian Januariu Kuwado Warga sekitar Kali Kecil, Batuampar, Kramat Jati, Jakarta Timur, menuntut pemerintah setempat untuk menyelesaikan permasalahan tumpukan sampah. Pasalnya sampah-sampah itu bukan hanya dari warga, namun dari warga di luar wilayah tersebut.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi sampah yang menumpuk sepanjang 1 kilometer di lima RT dan dua RW di Batuampar, Kramat Jati, Jakarta Timur, membuat warga resah. Warga pun menuntut instansi pemerintah terkait untuk mengatasi ketidaknyamanan itu. Warga khawatir, jika kondisi tersebut terjadi berkepanjangan, akan mempengaruhi kesehatan warga.

"Kita harapkan, supaya bagaimana caranya deh ini supaya diangkat sampahnya. Sangat mengganggu warga soalnya," ujar Bahrudin, Ketua RT 02 RW 06, Batuampar, Kramat Jati, Jakarta Timur, saat ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa (11/9/2012).

Menurut Bahrudin, perwakilan warga melalui RT setempat telah melayangkan surat kepada Kelurahan Batuampar. Wakil Lurah pun sempat mendatangi kali tersebut untuk pemantauan. Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut dari pemerintah setempat terkait tuntutan warga.

"Wakil lurah sempat datang satu bulan lalu, tapi cuma fogging aja dari rumah ke rumah, buat ngusir nyamuk dan lalat, tapi itu kan nggak menyelesaikan persoalan warga," lanjutnya.

Bahrudin melanjutkan, sebenarnya warga RW setempat telah memiliki sistem kebersihan sendiri. Setiap pagi, petugas kebersihan mengangkut sampah di setiap rumah. Sampah-sampah tersebut selanjutnya dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Batuampar. Namun, Bahrudin tak menampik masih banyak warga yang nakal dengan membuang sampah di kali.

Kondisi kali yang telah berubah fungsi sebagai tempat sampah raksasa tersebut sudah terjadi sejak lebih dari satu bulan terakhir. Awalnya, sampah hanya memadati ruas kali di RT 002. Namun, lama kelamaan sampah pun menumpuk hingga sepanjang 1 kilometer. Bahkan, kondisinya semakin membuat jijik warga. Pasalnya, di beberapa bagian, tampak dipenuhi lalat, tikus dan keluar belatung.

Berdasarkan pantauan, kali selebar lima meter tersebut penuh dengan berbagai jenis sampah, mulai dari sampah rumah tangga hingga sampah kayu. Saking menumpuknya sampah, aliran air sudah tak terlihat lagi. Bahkan, di bagian bawah sampah, terlihat kering sehingga bisa dibuat berpijak di atasnya.

 

Editor :
Ana Shofiana Syatiri