Kamis, 23 Oktober 2014

News / Megapolitan

Pendukung Foke Soraki Basuki

Kamis, 13 September 2012 | 18:10 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Cawagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kurang mendapat penghargaan dari pendukung Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Ketika dia berpidato, pendukung Foke-Nara banyak yang menyoraki.

"Woi inget 98 woi. Siapa yang pindah-pindah, elo yang pindah-pindah. Dasar pindah partai. Woi ini bukan kampanye, dasar pengkhianat. Woi turun woi, selesaikan masa jabatan dulu, jangan pindah-pindah woi," teriak para pendukung Foke-Nara di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Kamis (13/9/2012).

Bahkan, beberapa di antara mereka tidak sedikit yang terdengar bicara kasar kepada Basuki.

Walaupun disoraki oleh para pendukung Foke-Nara, Basuki tetap melanjutkan pidatonya. Dalam pidatonya, ia mengingatkan untuk selalu menjaga kedamaian dalam berkampanye kepada para pendukungnya.

Deklarasi kampanye damai yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta itu dimulai dengan live music. Acara dilanjutkan sambutan oleh Ketua KPU DKI Jakarta Dahlia Umar, menteri terkait, Ketua DPR, dan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Puncaknya adalah penandatanganan prasasti kampanye damai.
 
Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli tampak kompak memakai kemeja putih garis orange dengan tulisan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Sementara itu, Basuki Tjahaja Purnama yang datang tanpa didampingi pasangan calon gubernurnya, Joko Widodo, datang dengan menggunakan kemeja kotak-kotak andalannya.

Tampak hadir di deklarasi kampanye damai itu adalah Ketua DPR Marzukie Ali, Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo, calon wakil gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, dan Ketua KPU DKI Jakarta Dahlia Umar.

 


Penulis: Kurnia Sari Aziza
Editor : Ana Shofiana Syatiri