Jumat, 25 Juli 2014

News / Megapolitan

Foke: Jakarta Tidak Butuh Retorika dan Pencitraan

Minggu, 16 September 2012 | 22:38 WIB

Berita terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta petahana, Fauzi Bowo, terus mengkritik pesaingnya, Joko Widodo, pada Dialog Penajaman Visi Misi dan Program Kandidat Gubernur DKI Jakarta, Minggu (16/9/2012) malam. Setelah masalah anggaran, pria yang akrab disapa Foke ini kembali menyindir pesaingnya yang dianggap hanya meyampaikan pencitraan.

"Menyelesaikan masalah Jakarta tidak cukup hanya dengan retorika dan pencitraan," kata Foke dalam debat kandidat bertema "Jakarta Memilih, The Final Round: Dialog Penajaman Visi Misi dan Program Kandidat Gubernur DKI Jakarta" di Studio Metro TV, Jakarta, Minggu malam.

Menurut Foke, masalah Jakarta harus dijelaskan dengan aksi langsung dan tetap mengupayakan pemerintah yang bersih dan jujur pada tiap lini. Pemerintah dari tingkat kelurahan hingga tingkat pemerintah daerah harus tetap melayani warga dengan baik tanpa ditunggangi kepentingan.

"Janji muluk setinggi gunung tidak akan berpengaruh. Sekali lagi, masalah Jakarta tidak bisa diselesaikan dengan retorika," ujar Foke.

Foke juga mengatakan bahwa, untuk memiliki pemerintahan yang baik, tidak hanya sekadar mengubah sistem seperti dengan membicarakannya saja. Namun, harus melakukan aksi nyata dan bukan hanya sekadar janji yang tidak dibuktikan. "Bukan mengubah sistem hanya dengan membicarakan sistem. Tidak akan berpengaruh. Jadi jangan pakai informasi yang keliru dan menyesatkan," katanya.


Penulis: Riana Afifah
Editor : Laksono Hari W