Rabu, 16 April 2014

News /

Foke dan Jokowi Yakin Menang

Senin, 17 September 2012 | 03:11 WIB

Baca juga

Jakarta, Kompas - Kedua pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta memanfaatkan suasana hari bebas kendaraan bermotor di Bundaran HI, Minggu (16/9), untuk menarik dukungan lewat kampanye hari terakhir putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

Massa Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) berkampanye di depan Pos Polisi Bundaran HI. Massa Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi-Ahok) berkampanye di trotoar Plaza Indonesia. Kedua kelompok dipisahkan oleh Bundaran HI dan diawasi anggota Panitia Pengawas Pemilu DKI Jakarta dan penggiat Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).

Seusai berkampanye di Bundaran HI, Jokowi meneruskan kegiatan dengan menyapa pedagang Pasar Petak Sembilan, Jakarta Barat. Kemudian, Jokowi menghadiri halalbihalal warga Sunda dan Banten di TMII, Cipayung, dan menyapa warga Kali Pasir, Pasar Rebo, Jakarta Timur, serta memberikan pembekalan di Pos Perjuangan Rakyat, bekas Kantor Pusat PDI-P di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

Saat halalbihalal, Ketua Umum Asli Garut Jakarta Raya Imam Hermanto meminta Jokowi mengayomi keberadaan orang Garut dan warga DKI Jakarta pada umumnya. ”Jika memimpin, saya adalah milik warga,” kata Jokowi.

Saat pembekalan, Jokowi meminta saksi dan relawan timnya memantau secara jeli pemungutan suara, penghitungan suara, rekapitulasi penghitungan suara, dan penetapan perolehan suara.

”Untuk mencegah kecurangan,” kata lelaki yang masih menjabat Wali Kota Solo itu.

Jokowi juga mengingatkan agar kondisi surat suara dicek dengan teliti setelah dikeluarkan dari kotak dan akan dipakai dalam pemungutan. Saksi jangan menyetujui pemakaian surat suara yang sobek dan atau bolong. Jika surat rusak itu tetap dipakai, coblosan bisa dianggap tidak sah. ”Banyak modus kecurangan,” katanya.

Jokowi juga meminta saksi dan relawan timnya untuk mendokumentasikan hasil rekapitulasi penghitungan suara di semua tingkatan hingga penetapan pemilih. Dokumentasi itu penting sebagai bukti otentik tentang perolehan suara. Apabila terjadi gugatan, bukti-bukti itu bisa dijadikan pegangan.

Terkait pemungutan suara pada Kamis (20/9), Jokowi mengimbau warga menggunakan hak pilih. ”Jika memilih saya, terima kasih sebesar-besarnya,” kata sarjana kehutanan UGM Yogyakarta itu. Jokowi yakin, pada pemungutan suara nanti akan ada kejutan dari masyarakat.

Semakin yakin

Kampanye di hari terakhir digunakan Fauzi Bowo atau Foke untuk menajamkan visi dan misinya. Setelah berkegiatan di Bundaran HI, Foke menyapa dan berdialog dengan para pedagang di Glodok, Jakbar.

Dalam dialog, Fauzi menekankan pentingnya keberagaman. Ia menjamin tidak akan membuat kebijakan pembangunan yang diskriminatif. ”Program dapat berjalan dengan baik karena adanya jaminan keamanan,” kata Foke yang masih menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Setelah dialog itu, Foke menemui warga Muhammadiyah di Jalan Kramat Raya, Jakpus. Kepada warga, Foke meminta dukungan dan doa restu untuk kembali memimpin Jakarta.

Seharusnya, setelah kegiatan bersama warga Muhammadiyah itu, Foke menghadiri pertemuan dengan Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia di Aula SMA Al Azhar, Jakarta Selatan.

Namun, Foke tidak jadi hadir dalam kegiatan di Al Azhar itu. Foke diwakili Triwisaksana, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera DKI Jakarta.

Di hari terakhir kampanye, Foke, kandidat bernomor urut 1 ini, juga sempat menghadiri acara pernikahan anak Pardjono, penjaga Pintu Air Manggarai, Jaksel. Dalam acara ini, Foke menyampaikan pandangannya mengenai solusi masalah banjir.

Sebagai balasan atas kehadiran Foke, Pardjono selaku tuan rumah merasa bangga menerima tamu, yakni Gubernur DKI Jakarta. Dalam pandangan Pardjono, Foke kerap menemui dirinya untuk memberikan dorongan semangat kerja selama bertugas. Foke sering bertemu Pardjono di lapangan saat ada banjir di Jakarta.

”Saya berharap petugas di lapangan tetap memberi pelayanan terbaik ke masyarakat,” tutur Foke dalam acara pernikahan anak Pardjono yang juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Budi Siswanto, Sekretaris Tim Sukses Foke-Nara mengaku puas dengan kampanye pilkada putaran kedua. Respons warga pada kampanye putaran kedua ini melebihi harapan tim sukses.

Bahkan, masih banyak permintaan pertemuan dengan warga yang tidak sempat dipenuhi. ”Melihat fakta ini, kami semakin yakin pada putaran ini kami bisa menang,” kata Budi. (NDY/BRO)


Editor :