Sabtu, 1 November 2014

News / Megapolitan

Pilkada DKI Jakarta

Pendukung Jokowi-Basuki Diminta Periksa Surat Suara

Senin, 17 September 2012 | 09:27 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Pendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama diminta waspada ketika pemungutan suara di putaran kedua Pilkada DKI, Kamis (20/9/2012). Seluruh pendukung diminta memeriksa surat suara dengan cermat sebelum mencoblos.

"Periksa apakah gambar itu catat atau tidak. Pasalnya, bila ada lubang selain lubang pencoblosan maka dianggap catat dan akan dianulir atau tidak sah," kata Wakil Ketua Umum PP Partai Gerindra Fadli Zon, di Jakarta, Senin (17/9/2012).

Fadli menilai, ada indikasi penggunaan segala cara untuk mengalahkan pasangan Jokowi-Basuki, salah satunya dengan melubangi surat suara terlebih dulu. Pasalnya, kata dia, sudah terpetakan wilayah pendukung Jokowi-Basuki berdasarkan hasil pemungutan suara di putaran pertama Juli lalu.

"Jadi periksa dulu surat suara sebelum mencoblos. Mari kita jaga pemilukada yang bersih, jujur, tanpa ancaman, tanpa kecurangan," ujar Fadli.

Pada pemungutan suara putaran pertama, 11 Juli 2012, pasangan Jokowi-Basuki unggul dengan perolehan suara sebesar 1.847.157 (42,60 persen). Adapun, pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli mendapat dukungan 1.476.648 suara (34,05 persen).

Berita terkait Pilkada DKI Jakarta dapat diikuti dalam Lipsus Kompas.com "Jakarta 1"


Penulis: Sandro Gatra
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary