Minggu, 26 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 26 Mei 2013 | 02:41 WIB
Syarat Gakin
Foke: Kalau Orang Solo Enggak Tahu, Ya Saya Paham
Penulis : Robertus Belarminus | Senin, 17 September 2012 | 20:42 WIB
Dibaca:
|
Share:
Foke: Kalau Orang Solo Enggak Tahu, Ya Saya Paham KOMPAS.com/Robertus Belarminus Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, menyempatkan diri menghadiri undangan persemian klinik Hemodialisis Muslimat Nadatul Ulama (NU) Cipta Husada 2, di Jalan Langit-langit No 12 RT 09 / RW 04 Kampung Ambon, Pulogadung, Jakarta Timur. Senin (17/9/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyatakan pelayanan cuci darah Klinik Hemodialisis Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Cipta Husada 2, di Jakarta Timur, agar bisa melayani kartu Gakin.

"Memang saya tadi menyarankan agar klinik ini secepatnya dicatat di dinas kesehatan supaya bisa melayani Gakin," kata pria yang akrab disapa Foke itu saat acara peresmian Klinik Hemodialisis Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Cipta Husada 2, Senin (17/9/2012).

Foke mengharapkan kehadiran klinik tersebut dapat bersinergi dengan pemerintah, terutama dalam pelayanan pasien yang memerlukan cuci darah dan berasal dari keluarga kurang mampu.

Ketika ditanya mengenai syarat yang diperlukan, Foke menjawab bahwa syaratnya cukup bagi mereka yang berasal dari kalangan tidak mampu saja.

"Syaratnya ya harus miskin. Anda berapa lama di Jakarta tinggalnya? Baru tahu kali ya. Kalau orang Solo enggak tahu ya saya paham, kalau Anda tinggal di Jakarta? Ya Allah," ujar Foke sambil tersenyum.

Pada kesempatan itu, Foke juga ditanyakan terkait atribut kampanye mendukung Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli yang masih ditemukan terpampang di beberapa tempat. Foke mengatakan, hal tersebut menjadi tanggung jawab dari KPUD DKI Jakarta.

"Yang tanggung jawab (itu) KPUD, kalau tim saya ya pasti, kalau itu menjadi tanggung jawab pasti akan diselesaikan. Itu urusannya KPUD," ujar Foke.

Editor :
Ana Shofiana Syatiri