Jumat, 29 Agustus 2014

News / Megapolitan

Polisi Waspadai Aksi Lanjutan di Kedubes AS

Selasa, 18 September 2012 | 13:58 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian Daerah Metro Jaya meningkatkan kewaspadaannya untuk mengantisipasi unjuk rasa lanjutan di Kedutaan Besar Amrerika Serikat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Peningkatan kewaspadaan dilakukan dengan mengintensifkan fungsi patroli. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Selasa (18/9/2012), di Mapolda Metro Jaya.

"Kami tingkatkan kewaspadaan, patroli digiatkan lagi pada jam-jam tertentu sambil melihat situasi dan kondisi yang ada," ujarnya.

Kendati kewaspadaan ditingkat, Rikwanto mengakui belum ada rencana penambahan jumlah personel yang berjaga di Kedubes AS. Polisi tetap menyiagakan lima orang personel dari aparat Direktorat Pengamanan Obyek Vital (Pam Obvit) Polda Metro Jaya. Peningkatan jumlah personel kepolisian akan dilakukan jika aksi lanjutan terjadi.

"Untuk saat ini kami sudah imbau agar petugas protokoler dari kepolisian yang berjaga di sana harus lebih mengamati situasi yang ada," kata Rikwanto.

Sebelumnya, aksi penolakan atas film "Innocence of Muslim" dilakukan oleh sejumlah ormas Islam yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) di depan Kedubes AS, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (17/9/2012) siang. Mereka menentang beredarnya film itu lantaran dinilai telah menghina Nabi Muhammad SAW.

Aksi unjuk rasa sekitar 400 orang demonstran itu pun akhirnya berujung ricuh. Sebanyak 11 orang aparat kepolisian terluka  terkena lemparan batu dan bom molotov dari kelompok demonstran. Sementara lima orang demonstran diamankan aparat kepolisian dan masih menjalani pemeriksaan hingga saat ini. Lima orang yang diamankan berinisial NR, DJ, AS, EY, dan AD.


Penulis: Sabrina Asril
Editor : A. Wisnubrata