Senin, 20 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 20 Mei 2013 | 09:40 WIB
Jakarta 1
Basuki Minta Maaf soal Pernyataan Warteg
Penulis : Sabrina Asril | Selasa, 18 September 2012 | 16:15 WIB
Dibaca:
|
Share:
Basuki Minta Maaf soal Pernyataan Warteg KOMPAS.com/Robertus Belarminus Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama atau yang akrab disapa Ahok, bersama warga RT 01 RW 12, jalan Anggur, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, ketika kampanye hari terakhir, Minggu (16/9/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, meminta agar pernyataannya yang menyebutkan warung Tegal (warteg) tidak dilebih-lebihkan.

Ia pun meminta maaf apabila ada pihak yang merasa tersinggung atas pernyataannya itu. Hal ini diungkapkan Basuki melalui siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (18/9/2012).

"Sebaiknya pernyataan saya jangan dipolitisasi ataupun dibenturkan dengan pengusaha warteg," kata Basuki.

Dia menjelaskan, pernyataannya saat Debat Pilgub di Metro TV pada Minggu (18/9/2012) malam itu lebih ditujukan kepada manajemen transportasi.

Basuki menilai bahwa manajemen transportasi yang memerlukan teknologi dan biaya tinggi itu jangan dikelola dengan manajemen yang tidak tepat.

Sektor transportasi, lanjut Basuki, sebaiknya dikelola dengan manajemen yang sesuai dengan tata kelola manajemen transportasi yang baik dan benar.

Jika hal ini bisa dilakukan, maka masalah transportasi yang kini menjadi beban berat warga Jakarta bisa dikurangi.

"Tidak ada maksud negatif, bahkan tidak mungkin Jokowi-Basuki berpikiran negatif terhadap pengusaha warteg. Mengapa? Bupati Tegal jelas-jelas memberikan dukungan penuh kepada kami, begitu juga pengusaha warteg," kata Basuki.

Dia mengatakan, belum lama ini sekelompok pengusaha warteg yang tergabung dalam Koperasi Warteg Nusantara juga sudah menyatakan deklarasi dukungan kepada Jokowi-Basuki bersama sejumlah selebriti Jakarta.

"Kami mohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan dengan pernyataan saya tersebut, dan saya tegaskan sekali lagi bahwa kami tidak ada maksud negatif," kata Basuki.

Editor :
Ervan Hardoko