Rabu, 26 November 2014

News / Megapolitan

Jakarta 1

Tim Jokowi-Basuki Temukan Sejumlah Kecurangan

Rabu, 19 September 2012 | 11:09 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Satu hari lagi pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta putaran dilaksanakan. Namun, menjelang hari penentuan itu, sejumlah dugaan kecurangan ditemukan tim sukses Jokowi-Basuki.

Koordinator Bidang Komunikasi dan Media Center Tim Kampanye Jokowi-Basuki, Budi Purnomo Karjodiharjo, mengatakan, timnya akan melaporkan kecurangan-kecurangan itu, Rabu (19/9/2012) siang ini, ke Panwaslu DKI Jakarta.

"Hari ini, Koordinator Bidang Advokasi Tim Kampanye Jokowi-Basuki akan melaporkan berbagai bentuk kecurangan," kata Budi dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Bentuk kecurangan yang terjadi seperti penyebaran pamflet bernuansa SARA yang menyudutkan pasangan calon nomor urut 3 ini, keterlibatan lurah dalam kampanye di masa tenang, dan kampanye politisi pro Foke-Nara di sejumlah sekolah yang berlangsung sejak Jumat (14/9/2012) hingga Selasa (18/9/2012).

"Sebelumnya ada LSM atas rekomendasi Diknas melakukan sosialisasi yang intinya mengajak mencoblos pasangan Foke-Nara," tambah Budi.

Selain itu, Tim Kampanye Jokowi-Basuki juga akan melaporkan dugaan praktik politik uang yang dilakukan di masa tenang dengan bukti-bukti yang sudah dimiliki relawan "Kotak-kotak" di beberapa tempat.

Sebelumnya, pada Selasa (18/9/2012) malam, tim Jokowi-Basuki juga telah menyerahkan oknum pendukung salah satu cagub-cawagub kepada pihak kepolisian terkait dengan penyebaran pamflet berbau SARA di kawasan Matraman, Pramuka, dan Angke.

"Kami menyerukan kepada semua warga Jakarta, relawan, pendukung, dan simpatisan Jokowi-Basuki untuk melakukan pengawasan serius, sekaligus mengawal Pilkada DKI Jakarta yang jujur, adil, dan bermartabat," tutup Budi.


Penulis: Sabrina Asril
Editor : Ervan Hardoko