Kamis, 23 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 23 Mei 2013 | 22:44 WIB
Jokowi: Saya Optimis Menang, Menurut Ramalan
Penulis : Alfiyyatur Rohmah | Rabu, 19 September 2012 | 17:31 WIB
Dibaca:
|
Share:
Jokowi: Saya Optimis Menang, Menurut Ramalan TRIBUNNEWS/HERUDIN Pasangan Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dan Joko Widodo-Basuki Tjahja Purnama, memaparkan program apabila terpilih, saat acara debat Pilkada putaran kedua di Hotel Grand Melia Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta Joko Widodo optimistis dapat memenangkan pemilihan gubernur putaran kedua. Ia yakin dapat mengungguli lawan politiknya Fauzi Bowo dalam memperoleh suara pemilih.

"Saya optimis masih akan menang di setiap kecamatan, ditambah suara dari Kepulauan Seribu, menurut ramalan," kata Joko Widodo di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (19/9/2012).

Jokowi meminta media ikut mengawasi berjalannya proses Pilkada DKI supaya berjalan jujur dan adil. Media harus bisa mengawasi agar tidak terjadi money politics di kalangan masyarakat.

Menurutnya, pemberian sembako atau serangan fajar harus bisa dihilangkan di Pilkada Jakarta. Kecurangan dapat dihentikan dengan pengawasan yang ketat.

Selain itu, kata Jokowi, Pemilihan Gubernur DKI Jakarta harus berjalan dengan aman dan tertib, sehingga menjadi contoh untuk daerah-daerah lain.

"Kalau Ibu Kota negara saja enggak jadi contoh, daerah yang lain mau seperti apa," ujar Jokowi.

Sedangkan mengenai ancaman yang diterima di daerah lumbung suaranya Jokowi mengungkapkan hal tersebut memang kerap terjadi, terutama H-3 jelang pemilihan. Kecurangan dengan money politics pun kian ramai. Tetapi Jokowi tidak ikut pusing karena sedang berada di Solo.

"Tapi yo wong saya di Solo, jadi saya tidak pusing. Yang kelabakan itu gerilyawan-gerilyawan kita," ungkap Jokowi.

Berita terkait Pilkada DKI Jakarta juga dapat diikuti dalam topik: Jakarta 1

Editor :
Ana Shofiana Syatiri