Kamis, 31 Juli 2014

News / Megapolitan

Jokowi Dapat Hadiah Mobil dengan Nopol B 1 JKW

Jumat, 21 September 2012 | 04:35 WIB

Berita terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Kemenangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama untuk menjad Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada putaran kedua sudah tercium lama. Keyakinan ini yang kemudian mendorong teman-teman tim kampanye membuat kejutan dengan membelikan mobil Kijang Innova putih.

Ide memberikan Jokowi kejutan dengan Kijang Innova putih berangkat dari obrolan teman-teman tim kampanye dan relawan. Kenapa harus Kijang Innova, tak lepas dari kendaraan yang ditunggangi Jokowi selama kampanye pilkada sejak putaran pertama hingga kedua.

"Teman-teman relawan, tim kampanye, partai politik, bergotong royong mengumpulkan seketip dua ketip uang untuk membelikan mobil ini," ujar Bendahara Tim Kampanye Jokowi-Basuki, Prasetyo Edy Marsudi, kepada Tribun di Posko Pemenangan Jokowi-Basuki, Menteng, Jakarta, Kamis (20/9/2012).

Menurut Prasetyo, berkaca pada pengalaman Jokowi menggunakan Kijang Innova yang mengantarnya keliling ke tiap sudut gang dan kampung di seantero Jakarta, maka kejutan itu dijatuhkan pada Kijang Innova. Tujuannya, dengan mobil ini Jokowi bekerja tanpa beban menemui rakyatnya.

Mobil sebagai kejutan itu tercetus ketika putaran pertama sudah berjalan setengahnya. Sebelum ide itu dibicarakan di antara tim kampanye, Prasetyo mengawali pembicaraan dengan Boy Sadikin, yang notabene Ketua Tim Kampanye Jokowi-Basuki. Ide ini diterima Boy dan langsung di-sharing ke bawah.

Hasil kutipan sedikit demi sedikit dari para anggota tim kampanye, relawan, dan teman-teman di partai, terkumpullah uang hampir Rp 300 juta. Uang itu kemudian dibelikan Kijang Innova putih. "Jadi sebenarnya ini bakal dijadikan surprise buat Bapak nanti," tambah Prasetyo.

Setelah mobil turun, Prasetyo pun langsung mengurus surat-suratnya agar mobil ini legal bermanuver di jalan raya. Ia menghadap Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Rajab dan diberikan restu. Yang unik, nomor polisi mobil yang dipesan Prasetyo hasil rekomendasi teman-teman adalah B 1 JKW.

"JKW itu artinya Jokowi. Kijang Innova ini lebih irit dan efesien. Insya Allah akan dipakai kerja. Pokoknya dipakai kerja. Selain itu, mobil Kijang dipilih bisa ditumpangi banyak orang. Pak Jokowi sendiri belum tahu dengan surprise ini. Namanya juga kejutan dan sampai detik ini beliau tidak tahu," tukasnya.

Prasetyo mengaku, sejak putaran pertama, seluruh tim kampanye, relawan, dan teman-teman pendukung sudah hakul yakin Jokowi yang juga Wali Kota Solo itu akan menjadi pemenang Pilkada DKI Jakarta sehingga langsung saja memilihkan nomor B 1 JKW. Tanggal peluncurannya juga dibuat 20 September 2012.

"Tanggal 20 September 2012 ini adalah hari kemenangan Jokowi. Jadi nomor ini bisa dikenang sebagai hasil perjuangan semua pihak selama ini. Lagi pula kalau mobil Kijang enggak terkesan protokoler. Apalagi Pak Jokowi enggak suka dengan protokoler," lanjut Prasetyo, yang juga menjabat Wakil Ketua DPD PDI-P DKI Jakarta ini.


Editor : Aloysius Gonsaga Angi Ebo
Sumber: