Rabu, 24 September 2014

News / Megapolitan

Novi Si Pengemudi Berbikini Akui Ditawari Ekstasi

Selasa, 16 Oktober 2012 | 09:44 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Novi Amalia (25), wanita yang mengemudikan mobil Honda Jazz secara ugal-ugalan hingga menabrak tujuh orang pejalan kaki, tengah menyelesaikan berita acara pemeriksaan (BAP). Dalam BAP-nya, Novi mengaku pernah ditawari ekstasi seminggu sebelum kejadian. Namun, tawaran itu ditolaknya.

Chris Sam Siwu, kuasa hukum Novi, mengatakan, peristiwa penawaran narkotika itu terjadi di salah satu klub malam di bilangan Kemang, Jakarta Selatan. Saat itu Novi tidak mengenal pria yang menawarkan barang haram tersebut. Karena curiga dengan gelagat pria tersebut, Novi pun mengurungkan niat menerima barang haram itu.

"Dalam BAP dia, satu minggu sebelumnya, dia ditawari ekstasi sama orang tak dikenal. Tapi, ditolak karena dia curiga. Kemudian orang itu memberikan minuman ke dia," ujar Chris kepada wartawan di RS Polri, Bhayangkara, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (15/10/2012).

Ditawari minuman, Novi pun menenggaknya. Tak lama kemudian, reaksi aneh muncul pada tubuh Novi. Meski tak menjelaskan secara detail, menurut Chris, reaksi itu adalah reaksi yang terjadi pascaseseorang menggunakan ekstasi. Pasalnya, masih menurut Novi dalam BAP, ia mengaku bersemangat untuk berjoget di klub malam tersebut.

Chris yakin, rentetan peristiwa kecelakaan hingga Novi ditemukan dalam kondisi setengah telanjang bukan karena pengaruh narkotika jenis ekstasi. Namun, lebih pada faktor depresi.

"Ya, sekarang coba saja tanya mereka yang konsumsi ekstasi, apakah mereka yang mengonsumsi ekstasi bisa berpengaruh sampai satu minggu atau tidak," ujar Chris.

Novi Amalia menjadi pembicaraan masyarakat setelah mengemudikan mobil Honda Jazz warna merah secara ugal-ugalan, Kamis (11/10/2012). Wanita yang tinggal di Jakarta seorang diri itu menabrak tujuh pengguna jalan di sepanjang Jalan Ketapang sampai Olimo, Jakarta Barat.

Korbannya adalah seorang pedagang kopi sepeda keliling, pedagang siomay, dua polisi, dua pengendara sepeda motor, dan penumpang di dalam angkot. Semua korban hanya menderita luka lecet di beberapa bagian tubuh. Beruntung, tak ada korban jiwa atas kecelakaan tersebut.

Berdasarkan tes narkotika, bungsu dari enam bersaudara tersebut terbukti menggunakan ekstasi jenis Inex dan berkendara di bawah pengaruh minuman keras merek Chivas. Namun, polisi tak menemukan barang bukti narkotika di mobil ataupun di apartemen Novi.

Hingga kini, wanita cantik berkulit putih dan berambut hitam sebahu tersebut masih dalam perawatan di Rumah Sakit Polri Bhayangkara, Kramat Jati, Jakarta Timur. Dokter rumah sakit memantau perkembangan kondisi kejiwaan wanita yang hidup sendiri di Jakarta tersebut.

Rencananya, polisi akan membidik wanita yang pernah berprofesi sebagai model foto sebuah majalah pria dewasa tersebut dengan Pasal 310 dan 311 tentang Lalu Lintas serta Pasal 111 dan 112 Undang-undang Narkotika.

Berita terkait dapat diikuti di topik: PENGEMUDI SEKSI TABRAK ORANG.


Penulis: Fabian Januarius Kuwado
Editor : Ana Shofiana Syatiri