Pungli Kurangi Pemasukan Pemkot Tangsel - Kompas.com

Pungli Kurangi Pemasukan Pemkot Tangsel

Luthfie Febrianto
Kompas.com - 08/11/2012, 21:34 WIB

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Penerimaan pendapatan daerah Kota Tangerang Selatan dari sektor perpakiran on street masih kurang maksimal. Penyebabnya, salah satunya adalah pungutan liar.

Kepala Dinas Perhubungan kota Tangerang Selatan Mursan Sobari mengungkapkan, pungutan liar kerap beroperasi di lokasi parkir on street. Pungutan tersebut dilakukan oleh oknum-oknum tidak dikenal.

"Kadang pengelola parkir on street, baik individu maupun ormas yang telah bekerja sama dengan pemerintah masih juga mengalami pungutan liar oleh oknum tidak dikenal," terangnya ketika menghadiri sosialisasi parkir on street kepada sejumlah ormas, Kamis (8/11/2012).

Faktor lainnya, papar Mursan, adalah titik potensi parkir on street yang ternyata tidak sesuai dengan target yang ditetapkan pemerintah.

"Misalkan kita tetapkan penerimaan dari satu titik mencapai Rp 5 juta. Tapi ternyata, lokasi tersebut sepi dari kendaraan sehingga tidak bisa mencapai target tersebut," ujarnya.

Seakan mengamini pernyataan Mursan, Yanti salah seorang pengelola parkir on street di kawasan Pasar Ciputat mengeluhkan banyaknya pungutan liar yang diterimanya.

"Kadang di lapangan kita masih saja dapat pungli dari oknum tidak dikenal," keluhnya.

Yanti yang sudah 4 tahun mengelola 4 titik parkir on street yang beromset 1 juta per bulan di Pasar Ciputat juga mengeluhkan sempitnya lahan yang kini menjadi lokasi parkir on street.

"Kalau dulu kan luas, sekarang udah sempit, jadi mau tidak mau pendapatannya turun," paparnya.

Di lain sisi, meski penerimaan yang diterima tidak sesuai dengan target, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengatakan tidak akan menutup parkir on street. Dia berjanji akan mengevaluasi pelaksanaan parkir on street yang ada di wilayahnya tersebut.

"Kita tidak akan menutup parkir on street, kan ada pendapatannya juga. Soal tidak sesuai, nanti kita akan terus lakukan evaluasi," ungkapnya.

Saat ini, terdapat 491 titik yang menjadi lokasi parkir on street di Tangerang Selatan. Dari 491 titik tersebut, pemerintah Tangerang Selatan menargetkan pendapatan mencapai Rp 400 juta.

 

PenulisLuthfie Febrianto
EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar

Terkini Lainnya

Kunjungan Deddy Mizwar Tak Mengubah Sikap Cabut Dukungan Gerindra 

Kunjungan Deddy Mizwar Tak Mengubah Sikap Cabut Dukungan Gerindra 

Regional
Sandiaga: Atlet dan Pelatih DKI Akan Terima Honor Sebelum November

Sandiaga: Atlet dan Pelatih DKI Akan Terima Honor Sebelum November

Megapolitan
Terobos ke Stasiun Radio, Seorang Pria Tusuk Penyiar di Rusia

Terobos ke Stasiun Radio, Seorang Pria Tusuk Penyiar di Rusia

Internasional
Menteri Susi Puji Tradisi Sasi dalam Merawat Alam Maluku

Menteri Susi Puji Tradisi Sasi dalam Merawat Alam Maluku

Regional
Dramatis, Tim SAR Evakuasi Pria Depresi yang Panjat Pohon Selama 10 Jam

Dramatis, Tim SAR Evakuasi Pria Depresi yang Panjat Pohon Selama 10 Jam

Regional
Bupati Purwakarta dan Ulama Peringati Hari Santri di Bawah Guyuran Hujan

Bupati Purwakarta dan Ulama Peringati Hari Santri di Bawah Guyuran Hujan

Regional
Dituntut 8 Tahun Penjara, Miryam Kecewa terhadap KPK

Dituntut 8 Tahun Penjara, Miryam Kecewa terhadap KPK

Nasional
Penyelundupan Ponsel di Rutan Cilodong, Mulai dari Dalam Bra hingga Pembalut

Penyelundupan Ponsel di Rutan Cilodong, Mulai dari Dalam Bra hingga Pembalut

Megapolitan
Jokowi: Kenapa Tidak Ada Fakultas Ekonomi Digital? Jurusannya Toko 'Online'

Jokowi: Kenapa Tidak Ada Fakultas Ekonomi Digital? Jurusannya Toko "Online"

Nasional
Tak Mau Bebani APBD, Sandiaga Ingin Pembangunan dan Perawatan Stadion BMW Pakai Dana Swasta

Tak Mau Bebani APBD, Sandiaga Ingin Pembangunan dan Perawatan Stadion BMW Pakai Dana Swasta

Megapolitan
'Sampai Kapan Kami Harus Beribadah di Dekat Toilet?'

"Sampai Kapan Kami Harus Beribadah di Dekat Toilet?"

Nasional
Sandi Mengaku Belum Bahas Janji Lepas Saham Bir Milik Pemprov DKI

Sandi Mengaku Belum Bahas Janji Lepas Saham Bir Milik Pemprov DKI

Megapolitan
Kapolri Perintahkan Jajarannya Lebih Perhatian pada Masalah Perempuan dan Anak

Kapolri Perintahkan Jajarannya Lebih Perhatian pada Masalah Perempuan dan Anak

Nasional
Usai Bunuh Anaknya dengan Diduduki, Seorang Ibu Serahkan Diri ke Polisi

Usai Bunuh Anaknya dengan Diduduki, Seorang Ibu Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Jokowi Keceplosan Sebut Iriana Hobi Belanja 'Online'

Jokowi Keceplosan Sebut Iriana Hobi Belanja "Online"

Nasional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM