Pelajar Ini Terinspirasi Komik Sebelum Membunuh - Kompas.com

Pelajar Ini Terinspirasi Komik Sebelum Membunuh

Alfiyyatur Rohmah
Kompas.com - 08/11/2012, 21:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelajar SP (17), yang membunuh ayah temannya, mengaku melakukan kekerasan itu karena terinspirasi komik yang ia koleksi. Dari bacaan komik tersebut, SP nekat mencuri dan menganiaya temannya dan menyebabkan kematian ayah korban.

"Dia itu terinspirasi dari komik yang dia baca. Dari komiknya itu, dia belajar cara melakukan perampokan dengan mengajak korban Hendrik (17) kerja kelompok dulu dengan latihan drama," kata Kanit Reskrim Kalideres Ajun Komisaris Saiful Anwar kepada Kompas.com, Kamis (8/11/2012).

Saiful menambahkan, sebelum mendatangi rumah korban, pelaku mempersiapkan barang-barang untuk merampok, antara lain dua plakban, alat setrum, dua bilah pisau lipat, palu, dan tali plastik. Pelaku kemudian mengajak korban bermain komputer di rumah korban.

"Pelaku diajak main game di komputer bersama korban, tapi pelaku nolak dan minta Hendrik main duluan. Pas korban lagi main, pelaku nyetrum kepala korban," kata Saiful.

Bukannya pingsan, Hendrik malah melawan sehingga pelaku beberapa kali menusuk korban. Beberapa saat kemudian, ayah korban bernama Djong Ket Jung (52) datang untuk melerai. Djong sempat menyeret pelaku hingga keluar kamar, tetapi pelaku menyabetkan pisau ke arah leher dan bahu Djong. Djong pun terluka.

Setelah itu, pelaku berusaha melarikan diri. Namun, kedua korban memegang kaki pelaku sambil berteriak. Saat itulah anggota pos polisi yang sedang melakukan patroli mendengar teriakan korban. Petugas segera meringkus pelaku di tempat kejadian perkara. Kejadian berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB.

Seperti diberitakan sebelumnya, pelaku membunuh korban di Perumahan Citra 2, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat. Korban tinggal bersama ayah, ibu, dan saudara perempuannya. Saat peristiwa terjadi, saudara perempuan dan ibunya sedang tidak ada di rumah. Adapun pelaku tinggal di sebuah apartemen di Pegadungan.

Saat ini pelaku diamankan di Mapolsektro Kalideres. Ia diancam dengan pasal berlapis, yakni Pasal 351 Ayat 3 dan Pasal 365 KUHP mengenai penganiayaan dan perampokan dengan tindakan kekerasan.

PenulisAlfiyyatur Rohmah
EditorLaksono Hari W
Komentar

Terkini Lainnya

Kunjungan Deddy Mizwar Tak Mengubah Sikap Cabut Dukungan Gerindra 

Kunjungan Deddy Mizwar Tak Mengubah Sikap Cabut Dukungan Gerindra 

Regional
Sandiaga: Atlet dan Pelatih DKI Akan Terima Honor Sebelum November

Sandiaga: Atlet dan Pelatih DKI Akan Terima Honor Sebelum November

Megapolitan
Terobos ke Stasiun Radio, Seorang Pria Tusuk Penyiar di Rusia

Terobos ke Stasiun Radio, Seorang Pria Tusuk Penyiar di Rusia

Internasional
Menteri Susi Puji Tradisi Sasi dalam Merawat Alam Maluku

Menteri Susi Puji Tradisi Sasi dalam Merawat Alam Maluku

Regional
Dramatis, Tim SAR Evakuasi Pria Depresi yang Panjat Pohon Selama 10 Jam

Dramatis, Tim SAR Evakuasi Pria Depresi yang Panjat Pohon Selama 10 Jam

Regional
Bupati Purwakarta dan Ulama Peringati Hari Santri di Bawah Guyuran Hujan

Bupati Purwakarta dan Ulama Peringati Hari Santri di Bawah Guyuran Hujan

Regional
Dituntut 8 Tahun Penjara, Miryam Kecewa terhadap KPK

Dituntut 8 Tahun Penjara, Miryam Kecewa terhadap KPK

Nasional
Penyelundupan Ponsel di Rutan Cilodong, Mulai dari Dalam Bra hingga Pembalut

Penyelundupan Ponsel di Rutan Cilodong, Mulai dari Dalam Bra hingga Pembalut

Megapolitan
Jokowi: Kenapa Tidak Ada Fakultas Ekonomi Digital? Jurusannya Toko 'Online'

Jokowi: Kenapa Tidak Ada Fakultas Ekonomi Digital? Jurusannya Toko "Online"

Nasional
Tak Mau Bebani APBD, Sandiaga Ingin Pembangunan dan Perawatan Stadion BMW Pakai Dana Swasta

Tak Mau Bebani APBD, Sandiaga Ingin Pembangunan dan Perawatan Stadion BMW Pakai Dana Swasta

Megapolitan
'Sampai Kapan Kami Harus Beribadah di Dekat Toilet?'

"Sampai Kapan Kami Harus Beribadah di Dekat Toilet?"

Nasional
Sandi Mengaku Belum Bahas Janji Lepas Saham Bir Milik Pemprov DKI

Sandi Mengaku Belum Bahas Janji Lepas Saham Bir Milik Pemprov DKI

Megapolitan
Kapolri Perintahkan Jajarannya Lebih Perhatian pada Masalah Perempuan dan Anak

Kapolri Perintahkan Jajarannya Lebih Perhatian pada Masalah Perempuan dan Anak

Nasional
Usai Bunuh Anaknya dengan Diduduki, Seorang Ibu Serahkan Diri ke Polisi

Usai Bunuh Anaknya dengan Diduduki, Seorang Ibu Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Jokowi Keceplosan Sebut Iriana Hobi Belanja 'Online'

Jokowi Keceplosan Sebut Iriana Hobi Belanja "Online"

Nasional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM