Rabu, 26 November 2014

News / Megapolitan

Pendidikan

Harusnya Semua Sekolah Jadi Unggulan

Selasa, 20 November 2012 | 20:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekolah Menengah Atas Negeri Unggulan M Husni Thamrin menjadi sorotan pemberitaan. Itu terjadi sejak kunjungan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, Rabu (14/11/2012) lalu.

Sejak saat itu, publik mengetahui tingginya biaya pengelolaan SMA itu mencapai Rp 9 miliar per tahun.

Pada Selasa (20/11/2012) petang, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo turut mengomentari sekolah itu. Menurut Jokowi, masyarakat dapat berpartisipasi dalam pengelolaan sekolah, asal penggunaan anggarannya jelas.

"Dana itu untuk apa penggunaannya. Kalau memang untuk perbaikan kualitas sekolah tidak apa-apa. Saya sudah dapat masukan dari banyak pihak, seharusnya tidak ada istilah sekolah ini unggulan dan sekolah itu unggulan. Saya ingin semua sekolah di Jakarta jadi unggulan," tutur Jokowi kepada wartawan di Balai Kota.

SMAN Unggulan M Husni Thamrin satu-satunya sekolah unggulan di DKI Jakarta. Selain biaya dari orang tua siswa, sekolah tersebut disubsidi Pemerintah Provinsi DKI Rp 3 miliar per tahun. Ada biaya sekitar Rp 4 miliar sampai dengan Rp 6 miliar, yang harus ditanggung orang tua siswa per tahun.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, mengatakan, sekolah itu tidak secara spesifik mengakomodir siswa miskin. Namun sekolah itu didirikan untuk siswa yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Dia siap menjalankan kebijakan, jika di sekolah terebut mengakomodir siswa miskin masuk.


Penulis: Andy Riza Hidayat
Editor : Agus Mulyadi