Jumat, 25 Juli 2014

News / Megapolitan

Melongok Pasar Glodok

Sabtu, 24 November 2012 | 08:27 WIB

Berita terkait

Jakarta adalah kota megapolitan yang serba ada. Hampir segala yang Anda butuhkan, bisa didapatkan di kota ini. Setiap kawasan di Jakarta pun memiliki ciri khas tersendiri. Sebut saja Bumi Serpong Damai yang dikenal sebagai kawasan perumahan elit atau Kemang yang terkenal dengan jajaran cafe serta restoran. Di sisi lain ibu kota, tepatnya di Kota Tua, ada sebuah pusat perdagangan elektronik bernama Pasar Glodok.

Selain menjual aneka ragam barang elektronik buatan tanah air dan internasional, Pasar Glodok juga merupakan salah satu dari sekian banyak saksi sejarah yang menyaksikan kelahiran dan perkembangan kota Batavia. Pada masa pemerintah kolonial, daerah Glodok memang dikenal sebagai salah satu daerah pecinan. Hal tersebut dikarenakan mayoritas penduduknya adalah keturunan Tionghoa.

Mungkin Anda bertanya-tanya, ada kisah apa di balik nama Glodok? Nama Glodok sendiri terinspirasi oleh suara air pancuran dari sebuah gedung kecil berbentuk persegi delapan yang berada di tengah-tengah halaman Stadhuis atau balai kota yang merupakan pusat pemerintahan VOC. Gedung bersejarah tersebut dibangun pada tahun 1743 dan sempat dirubuhkan, namun dibangun kembali pada tahun 1972. Kini balai kota itu telah berubah menjadi Museum Sejarah Jakarta.  

Belanja di Pasar Glodok akan membawa kepuasan dan keuntungan bagi Anda. Bagaimana tidak? Di pasar ini tersedia berbagai macam barang elektronik dengan beragam merek dan beraneka harga. Mulai dari penyejuk ruangan (AC), lemari es, televisi, radio, komputer, laptop, kamera, music player, video games, penghisap debu, genset dan masih banyak lagi. Yang lebih menarik lagi, Anda dapat melakukan tawar-menawar dengan para penjual untuk mendapatkan harga terbaik. Semakin lihai Anda menawar, maka akan semakin murah harganya.    

Silakan berkunjung ke Pasar Glodok dan selamat berbelanja. Enjoy Jakarta! (adv)

 


Editor : advertorial