Rabu, 26 November 2014

News / Megapolitan

Kurang Perahu Karet, Jokowi Telepon BPBD DKI

Sabtu, 24 November 2012 | 17:16 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, Sabtu, (24/11/2012) meninjau lokasi banjir ke RW 5 dan RW 7 Kampung Makasar, Jakarta Timur.

Seusai meninjau, Jokowi mengaku masih ada beberapa kekurangan logistik yang harus segera didatangkan ke lokasi banjir. Salah satunya adalah perahu karet.

"Kalau tanya soal logistik silahkan dicek saja langsung di Posko. Kalau tadi ada yang bilang perahu karetnya belum datang," kata Jokowi.

Jokowi langsung menelepon Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI menanyakan perahu karet, padahal banjir sudah menggenang sampai sepinggang orang dewasa.

"Tadi langsung telepon Pak Arfan (Kepala BPBD DKI) untuk persediaan perahu karet. Distribusi logistik juga banyak belum sampai ke masyarakat," kata Jokowi.

Pada kesempatan itu, Jokowi mengatakan, memang harus ada penanggulangan banjir jangka panjang, seperti penanganan tanggul, penyelesaian proyek banjir kanal timur (BKT), sungai-sungai utama seperti Ciliwung dan Pesanggrahan. "Namun itu semua perlu waktu dan proses," ujarnya.

Ketua RW 7, Sukirin mengharapkan melalui kedatangan Jokowi, lingkungannya dapat dibenahi, terutama daerah di bantaran kali. "Tadi saya minta agar kelengkapan banjirnya dilengkapi terus katanya akan disanggupi beliau. Kata Pak Jokowi, beliau akan segera melaksanakannya melalui RT RW dan sudah disangupi oleh Kecamatan," kata Sukirin.

Kedatangan Jokowi ke Kampung Makasar itu menyedot perhatian sejumlah warga. Seperti biasa, warga berebutan dan berdorongan untuk sekedar bersalaman atau mengambil foto dengan Mantan Wali Kota Solo tersebut. Kedatangannya di RW 7 itu hanya sekitar 30 menit.


Penulis: Kurnia Sari Aziza
Editor : Erlangga Djumena