Kamis, 18 September 2014

News / Megapolitan

Sederhananya Iriana Jokowi dan Veronica Basuki

Kamis, 29 November 2012 | 11:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menjadi istri orang nomor satu dan nomor dua di DKI Jakarta ternyata tidak mengubah kesederhanaan Iriana Jokowi dan Veronica Basuki. Mereka tampil apa adanya, bahkan saat menemui warga.

Hal ini terlihat saat keduanya menghadiri Gebyar Posyandu di Pluit, Jakarta Utara, pada Selasa 27 November 2012. Penampilan keduanya sangat sederhana, tanpa rambut disasak atau make up berlebih. Tidak terlihat penampilan mencolok seperti istri pejabat kebanyakan.

Veronica Tan, istri Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, tampil dengan rambut dikuncir, gaun hitam selutut yang dibalut baju batik hitam putih. Iriana, istri Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, juga tampil tak jauh berbeda, gaun selutut dibalut batik coklat muda.

Saat tiba di posyandu, Veronica Tan yang tiba lebih dulu menyaksikan langsung kegiatan ibu-ibu di posyandu. Bahkan, dia terlihat natural ketika menggendong bayi perempuan, sambil menepuk-nepuk pantatnya. Si bayi terlihat nyaman dalam gendongannya.

Senyum tak pernah lepas dari bibirnya. Dia juga terlihat mengobrol akrab dengan ibu-ibu berjilbab hijau tua yang mengajaknya bicara. Saat Iriana Jokowi tiba, Veronica ikut menyambutnya bersama ibu-ibu pengurus posyandu.

Sementara, saat tiba dengan menumpang mobil sedan silver, Iriana Jokowi langsung dikerubuti warga yang ingin bersalaman. Tentu saja warga memanfaatkan kamera di handphone-nya untuk mengabadikan kehadiran Iriana.

Tidak terlihat kecanggungan dari Iriana maupun Veronica saat berbaur dengan ibu-ibu yang membawa bayinya ke posyandu. Bahkan, keduanya ikut menimbang bayi dan memberikan vaksin polio.

Pada hari itu, Iriana dan Veronica mengunjungi tiga posyandu di kawasan Pluit. Di setiap posyandu, keduanya ikut merasakan menimbang bayi dan meneteskan vaksin polio ke mulut bayi-bayi tersebut.

"Alhamdulillah kader semangat, warga semangat untuk penimbangan ini. Semoga anak-anak gizinya bisa terpenuhi dengan adanya posyandu ini," ujar Iriana.

Selain ke posyandu, Iriana dan Veronica juga berkunjung ke BKB PAUD Cinta Kasih 2 di kawasan Penjaringan. Iriana mengecek langsung mainan anak-anak seperti perosotan yang menurutnya terlihat ringkih. Namun, menurut Ibu Wakil Camat Penjaringan, mainan tersebut aman untuk anak lima tahun. Iriana juga sempat mengobrol dengan anak-anak yang melihatnya dari jendela.

Saat masuk ke ruangan kelas di PAUD tersebut, anak-anak langsung menyambutnya dengan nyanyian.

"Selamat-selamat datang... Terimalah salam dari kami yang ingin maju bersama-sama," begitu secuil lirik lagu yang dinyanyikan anak-anak PAUD tersebut.

Iriana pun ikut bernyanyi bersama sambil keliling kelas.

"Siapa yang bisa nyanyi?" tanya Iriana mengajak anak-anak tersebut ke depan kelas.

"Saya...," jawab mereka kompak.

Mereka pun bernyanyi bersama-sama di depan kelas. Ibu Iriana ikut bertepuk tangan, mengangkat tangan, tangan di pinggang, mengikuti gerakan murid-murid PAUD tersebut.

Setelah selesai, Iriana dan Veronica memberi bingkisan.

"Siapa yang mau hadiah?" tanya Iriana.

"Sayaaa...," jawab bocah-bocah kecil itu.

"Satu-satu yaa..," kata Iriana.

Kemudian Iriana dan Veronica berkeliling kelas membagi-bagikan hadiah kepada murid-murid PAUD Cinta Kasih 2.

Selanjutnya, keduanya berkunjung ke acara ibu-ibu Bhayangkari peduli banjir. Ibu-ibu Bhayangkari Polri yang memakai seragam pink terlihat kontras dengan penampilan Iriana dan Veronica. Namun, tetap saja kesederhanaan keduanya tiada banding yang membuat mereka mendapat sambutan luar biasa dari warga.

 


Editor : Ana Shofiana Syatiri