Jumat, 31 Oktober 2014

News / Megapolitan

Kecelakaan di Sungai

Jatuh dari Perahu Eretan, Dua Tewas di Sungai Citarum

Minggu, 16 Desember 2012 | 21:00 WIB

BEKASI, KOMPAS.com- Perahu eretan untuk menyeberangi Sungai Citarum dari Kabupaten Bekasi ke Kabupaten Karawang atau sebaliknya meminta korban jiwa. Dua orang tewas akibat tercebur dari perahu eretan dan tenggelam di Sungai Citarum, Sabtu kemarin pukul 14.30.  

Peristiwa mengenaskan itu terjadi di Kampung Babakan Rengas RT 002 RW 01, Karang Segar, Pebayuran, Bekasi. Korban adalah dua dari empat orang penumpang perahu eretan yang hendak menyeberang ke Batu Jaya, Karawang.

Korban tewas adalah Nasih (25) dan anaknya, Eva (4). Dua orang lagi yang selamat adalah Kusnadi (27) dan Rangga (9). Keempatnya adalah satu keluarga yang bermukim di Karang Segar.  

Kepala Kepolisian Sektor Pebayuran Ajun Komisaris Cecep Sanusi yang dihubungi pada Minggu (16/12/2012) malam mengatakan, satu keluarga itu diketahui akan berpergian dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vega berpelat nomor T 6952 KF. Korban hendak menyeberang ke Batu Jaya. Selama ini, alat penyeberangan adalah perahu eretan yang berjalan dengan kendali tali tambang.  

Berdasarkan keterangan pengemudi perahu eretan bernama Talim, keempat korban duduk di sepeda motor. Namun, saat perahu berjalan, diduga karena ada guncangan, sepeda motor yang diduduki itu terbalik. Nasih dan Eva tercebur. Kusnadi dan Rangga tidak tercebur. Bahkan Kusnadi dan Talim sempat terjun ke sungai untuk menolong Nasih dan Eva.

Namun, arus sungai yang deras menggagalkan upaya mereka menyelamatkan korban. Kusnadi dan Talim kemudian berteriak minta tolong.

Warga yang mendengar berdatangan dan mencoba menyusuri sungai mencari Nasih dan Eva tetapi juga gagal. Warga juga menghubungi petugas Polsek Pebayuran.

"Saat kami datang, lokasi sudah ramai. Air berarus deras sehingga menyulitkan petugas mencari korban," kata Cecep. Akhirnya, setelah pencarian oleh Tim SAR Brimob Polda Metro Jaya, Polsek Pebayuran, dan warga jenazah Nasih dan Eva bisa ditemukan pada Minggu siang.

Nasih ditemukan lebih dulu sekitar pukul 11.00 di Sungai Pakis Jaya, Karawang. Eva ditemukan pukul 13.00 di Sungai Batu Jaya, Karawang. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah untuk disemayamkan dan dimakamkan. Keluarga tidak berkenan jenazah diotopsi.


Penulis: Ambrosius Harto Manumoyoso
Editor : Marcus Suprihadi