Rabu, 27 Agustus 2014

News / Megapolitan

Jokowi Minta Bantuan TNI Masuk Gorong-gorong

Sabtu, 22 Desember 2012 | 10:55 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com -— Banjir seperti sudah menjadi agenda rutin untuk Ibu Kota Jakarta. Tak perlu menunggu lama, hanya dalam hitungan menit genangan air sudah dapat ditemui di banyak titik, bahkan sampai ke jalan-jalan protokol di Jakarta.

Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan meminta bantuan dari TNI untuk terjun mengatasi sedimentasi di seluruh saluran air di Jakarta. Sedimentasi adalah suatu proses pengendapan material seperti batu, pasir oleh air, dan angin di suatu cekungan. Akibat dari adanya sedimentasi adalah banjir karena material mengendap di tempat yang bidangnya cekung, yang bisa menutup aliran air jika hujan turun.

"Jalan protokol ini sebenarnya tugas kita, tapi kalau petugasnya enggak berani masuk ke gorong-gorong, nanti kita akan minta bantuan TNI. Kami sudah berbicara dengan Marinir dan disanggupi," kata Jokowi di Senayan, Jakarta, Sabtu (22/12/2012).

Jokowi berpendapat, kemacetan parah yang terjadi setiap hujan deras mengguyur Jakarta bukan hanya dikarenakan banyaknya genangan air yang bermunculan, melainkan juga sebagai buntut dari rendahnya sikap disiplin masyarakat saat berkendara.

Umumnya, para pengendara selalu merasa ingin paling cepat sehingga akhirnya harus menabrak aturan yang berlaku, misalnya tak mengindahkan rambu lalu lintas, memasuki jalur bus transjakarta, atau naik ke trotoar yang sejatinya khusus untuk pejalan kaki.

"Kayak semalam, semuanya ingin cepat, belum lagi suasana liburan dan semua keluar di jam yang bersamaan, akhirnya macet total," ujarnya.


Penulis: Indra Akuntono
Editor : Ana Shofiana Syatiri