Sabtu, 19 April 2014

News / Megapolitan

Dipenuhi Wisatawan, Monas Kebanjiran Sampah

Selasa, 1 Januari 2013 | 17:30 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com - Kunjungan wisatawan rupanya tak hanya mengundang rejeki bagi para pedagang di Taman Monas, Jakarta, Selasa (1/1/2013). Para wisatawan yang berkunjung juga meninggalkan sampah yang berserakan. Berdasarkan pengamatan Kompas.com, sampah tampak berserakan hampir di setiap sudut taman Monas. Sampah-sampah yang berserakan tak lain berasal dari sisa-sisa makanan para wisatawan.

Ada juga sampah koran dan sisa mainan seperti layang-layang yang sudah tidak terpakai. Bahkan, di sebagian sudut Taman Monas terlihat sisa sampah malam tahun baru yang belum diangkut. Sampah-sampah itu tampak dibungkus dengan karung-karung besar.

Seorang pengumpul sampah mengatakan, kertas, botol air mineral, dan potongan-potongan kardus yang ada di dalam karung tersebut merupakan sampah yang dia kumpulkan saat perayaan tahun baru semalam. Sampah-sampah itu nantinya akan dijual kepada pengepul.

"Biasanya nanti dijual ke dekat-dekat sini," kata si pengumpul sampah ini.

Banyaknya sampah yang berserakan di Taman Monas tersebut bertentangan dengan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 yang terpampang pada papan pengumuman di sejumlah sudut Monas. Dalam papan itu tertulis "Parkir, berjualan, dan buang sampah sembarang tempat diancam dengan pidana kurungan enam bulan atau denda Rp 30 juta."

Peraturan yang tertulis di papan tersebut kontras dengan situasi Monas saat ini. Para pedagang tampak berjualan di sembarang tempat, sampah berserakan, meskipun memang tidak terlihat kendaraan yang parkir di sembarang tempat.

Alternatif Berlibur

Seorang pengunjung, Dicky (27) menilai Taman Monas sebagai tempat alternatif untuk sejenak melepas penat dari sibuknya keseharian di Jakarta. Kebetulan, Dicky yang bekerja sebagai pegawai di salah satu perusahaan swasta itu ikut libur hari ini. Dia memilih menghabiskan waktu liburan bersama pasangannya.

"Monas itu tempat wisata yang bisa dikunjungi semua orang dan enggak perlu bayar mahal. Di sekitar Monas juga kan bisa kuleneran," katanya.

Sementara Maria (45) menghabiskan waktu libur ke Monas bersama keluarganya. Warga Depok itu sengaja mengajak anak dan suaminya berwisata ke Monas sejak pagi tadi. Selain ingin melihat pepohonan hijau, Taman Monas yang terletak di Jalan Medan Merdeka Jakarta ini terjangkau dari tempat tinggalnya.

"Gampang ke sini, naik kereta juga sampai," ujarnya.

Para pengunjung yang sudah memadati Monas sejak pagi tadi langsung keluar berhamburan begitu melihat awan gelap menutupi langit Monas sore sekitar pukul 03.45 WIB. Geluduk tampak menggelegar di langit Monas sore itu. Pengunjung pun, berebut secepat mungkin ke luar area Monas melalui pagar yang tidak terbuka lebar.


Penulis: Icha Rastika
Editor : Hindra