Kamis, 27 November 2014

News / Megapolitan

Zat Baru di Narkoba Raffi Sudah Beredar

Kamis, 31 Januari 2013 | 13:13 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.comMethylone, zat baru turunan dari cathinone, yang ditemukan BNN di rumah Raffi Ahmad, juga ditemukan di Samarinda, Kalimantan Timur. Badan Narkotika Nasional (BNN) berkoordinasi atas temuan zat yang menghebohkan tersebut.

"Kami menerima pertanyaan dari barang bukti yang disita oleh Polres Samarinda. Ini menunjukkan barang ini sudah beredar," ujar Deputi Pemberantasan BNN Irjen Benny Jozua Mamoto, Kamis (31/1/2013).

Benny menjelaskan, barang bukti itu telah dikirim ke laboratorium Polda Jawa Timur untuk segera dilakukan penelitian. BNN pun langsung melakukan koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) dan diharapkan selesai Kamis ini.

Dengan demikian, kata Benny, BNN akan menjadikan hasil penelitian tersebut untuk menetapkan tersangka terhadap delapan orang yang masih menjalani pemeriksaan. Pasalnya, mereka yang ditangkap pada kasus ini kedapatan zat yang serupa dengan zat di dalam narkotika yang dipakai Raffi Ahmad juga terkatung-katung proses hukumnya.

"Kami dengan teman-teman di laboratorium Polda Jatim dan BNNP tukar informasi untuk sama-sama mengkaji. Hari ini kami dapatkan hasilnya, barangnya kami periksa," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, BNN menggerebek kediaman Raffi Ahmad di kediamannya, di Gunung Balong RT 09 RW 04, Karang, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (27/1/2013) subuh. Sebanyak 17 orang digiring ke BNN dalam penggerebekan tersebut.

Dari rumah Raffi, petugas BNN menyita sejumlah barang bukti narkotika, yakni dua linting ganja di depan kamar atas serta 14 kapsul ekstasi yang disita dari dalam laci dapur lantai bawah. Adapun beberapa kapsul diketahui telah dicampurkan ke dalam minuman bersoda.

Hingga Kamis siang, delapan orang yang masih diperiksa adalah Raffi Ahmad, RJ, K, W, M, MF, J, dan UW. Adapun sembilan orang yang telah dilepaskan adalah Zaskia Sungkar, Irwansyah, Wanda Hamidah, Sri Dewi, Mira, Furki, Roni, Nafi, dan Muhammad.


Penulis: Fabian Januarius Kuwado
Editor : Ana Shofiana Syatiri