Senin, 21 April 2014

News / Megapolitan

Jokowi Dukung Penuh Monorel Versi Konsorsium

Kamis, 7 Februari 2013 | 13:05 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mendukung penuh rencana pembangunan monorel yang digagas oleh konsorsium BUMN. Hal itu dia ungkapkan setelah mendengarkan paparan dari pihak BUMN di gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (7/2/2013). Mantan Wali Kota Surakarta ini berpesan, pembangunan moda transportasi jenis apa pun tak perlu dipersulit selama tujuannya jelas untuk mengurai kemacetan dan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.

"Yang mudah jangan dipersulit. Kami akan memberi dukungan penuh pada proyek ini karena dapat memecahkan kemacetan di Jabotabek," kata Jokowi.

Perlu diketahui, pembangunan monorel oleh konsorsium BUMN ini digawangi oleh Adhi Karya, INKA, Telkom, dan LEN. Ditargetkan, moda transportasi ini akan mulai beroperasi pada 2017 dengan panjang jalur sekitar 124 kilometer. Adapun jalur yang diusulkan adalah Bekasi Timur-Cawang (94.600 penumpang per hari), Cibubur-Cawang (53.600 penumpang per hari), dan Cawang-Kuningan (42.700 penumpang per hari).

Bahkan, angkutan ini diklaim mampu mengangkut 30.000 penumpang per jam untuk satu kali perjalanan. Dengan monorel, waktu tempuh yang diperlukan menjadi lebih cepat. Bekasi Timur-Cawang hanya memerlukan waktu sekitar 24 menit, Cibubur-Cawang sekitar 18 menit, dan dari Cawang-Kuningan sekitar 15 menit.

Monorel konsorsium BUMN juga akan dilengkapi wifi, tidak memerlukan perlintasan sebidang, mengurangi polusi udara dan suara, juga diklaim tak memerlukan pembebasan lahan, serta ikut menghemat BBM sebanyak 537.000 liter per hari, setara dengan menghemat Rp 5 miliar per hari, atau hemat sekitar Rp 1,5 triliun per tahun. Monorel akan beroperasi selama 18 jam di setiap harinya mulai pukul 05.30 sampai pukul 23.30.

Berita terkait, baca :

100 HARI JOKOWI-BASUKI


Penulis: Indra Akuntono
Editor : Hertanto Soebijoto